Viral Peserta Magang Nasional Dipalak Perusahaan, Menaker Beri Teguran

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:30 WIB
loading...
Viral Peserta Magang...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. FOTO/Tangkapan Layar/TV Parlemen
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli merespons laporan dugaan pelanggaran dalam Program Magang Nasional yang viral di media sosial. Isu tersebut mencuat setelah beredar keluhan peserta magang yang mengaku dimintai uang oleh perusahaan hingga mengalami pemutusan kontrak di tengah masa magang.

Persoalan ini juga mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menaker Yassierli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menyampaikan adanya aduan masyarakat terkait praktik yang dinilai tidak semestinya dalam pelaksanaan program magang. "Beberapa ada yang memutus kontrak di tengah jalan dengan peserta magang karena katanya perusahaan tidak membutuhkan tambahan pekerja," ungkap Nihayatul.

Baca Juga: Program Magang Pemerintah Dibuka 7 Oktober, Ini Daftar Perusahaannya

Selain pemutusan kontrak sepihak, Nihayatul juga menyoroti adanya perusahaan yang mempekerjakan peserta magang tidak sesuai dengan jobdesk yang ditawarkan sejak awal. Ia menyebut, bahkan terdapat laporan perusahaan yang meminta sejumlah uang kepada peserta magang, yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

"Ada yang mempekerjakan tidak sesuai jobdesk yang ditawarkan di awal, dan juga ada yang meminta uang kepada peserta magang. Itu juga sudah ramai di media sosial," tambah Nihayatul.



Menanggapi hal tersebut, Menaker Yassierli menegaskan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran dalam Program Magang Nasional dan langsung melakukan tindak lanjut. Kementerian Ketenagakerjaan, kata dia, telah memberikan teguran kepada sejumlah perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan program. "Kami dapatkan laporan, langsung kita tindak lanjuti. Sudah ada beberapa perusahaan yang kita tegur," tegas Yassierli.

Baca Juga: Program Magang Berbayar Batch 2 Dibuka November, Jaring 80.000 Peserta

Ia menambahkan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Magang Nasional akan terus dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan peningkatan kompetensi tenaga kerja serta melindungi hak-hak peserta magang. "Sudah ada beberapa perusahaan yang memang kita lihat, kalau memang itu kasusnya, kita tindak lanjuti, dan kita terus akan evaluasi," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
Pemerintah Kaji Perusahaan...
Pemerintah Kaji Perusahaan Ikut Tanggung 30% Uang Saku Peserta Magang
Magang Nasional Batch...
Magang Nasional Batch I Ditutup, 16.112 Peserta Diminta Lanjut Uji Kompetensi di LSP
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved