Lampaui Temasek, Danantara Targetkan Indonesia Jadi Raksasa Investasi Dunia di 2028

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:27 WIB
loading...
A A A
Posisi ini membawa Indonesia bersaing langsung dengan raksasa dunia seperti Norwegia, Safe Investment Center (SIC) dan China Investment Corporation (CIC) dari Tiongkok, hingga Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dari Uni Emirat Arab. Anggito menegaskan bahwa dari sisi angka konsolidasi, posisi Indonesia saat ini bahkan sudah melampaui Temasek milik Singapura.

Strategi Leveraging dan Kedaulatan Ekonomi

"Beliau (Presiden Prabowo) mau kita lebih tinggi dari Temasek. Apakah berhasil? Secara angka konsolidasi sudah berhasil, namun dampaknya tentu butuh waktu karena membangun investment vehicle sebesar ini tidaklah mudah," jelas Anggito.

Targetnya, ambisi ini mampu mendongkrak rasio investasi nasional hingga 40 persen dan menjaga kontribusi manufaktur terhadap PDB di level 25 persen.
Berbeda dengan SWF konvensional yang mengelola surplus komoditas, Danantara bekerja melalui mekanisme leveraging.

Aset BUMN senilai USD1 triliun tersebut digunakan sebagai daya tawar untuk menarik dana segar dari investor global. Dana yang masuk kemudian dijadikan modal untuk membiayai berbagai proyek strategis nasional.



Anggito menganalogikan Danantara sebagai raksasa yang baru saja terbangun. Saat ini, pengelola tengah menyusun portofolio proyek menarik untuk ditawarkan kepada investor mancanegara, mulai dari Amerika Serikat hingga Timur Tengah. Hasil signifikan dari langkah ini diprediksi baru akan terlihat pada tahun 2028 mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Rekomendasi
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Berita Terkini
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved