AS-Iran di Ambang Perang, Harga Minyak Mentah Sentuh Level Tertinggi 4 Bulan

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:57 WIB
loading...
AS-Iran di Ambang Perang,...
Harga minyak mentah berjangka melonjak menyentuh level tertinggi dalam empat bulan pada perdagangan, Kamis (29/1/2025) seiring meningkatnya kekhawatiran serangan militer AS terhadap Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah berjangka melonjak menyentuh level tertinggi dalam empat bulan pada perdagangan, Kamis (29/1/2025) seiring meningkatnya kekhawatiran akan kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran . Seperti diketahui Iran merupakan produsen terbesar keempat OPEC, dengan produksi minyak sebesar 3,2 juta barel per hari.

"Kekhawatiran langsung (pasar) adalah kerusakan kolateral yang terjadi jika Iran menyerang tetangganya atau bahkan, lebih mencolok lagi, menutup Selat Hormuz bagi 20 juta barel per hari minyak yang melintasinya," kata analis PVM, John Evans.

Baca Juga: Konflik Venezuela Tak Cukup Kuat Dongkrak Harga Minyak Dunia

Harga minyak Brent yang menjadi patokan global tercatat naik USD1,52 atau 2,22% menjadi USD69,92 per barel. Dalam pergerakan harian, Brent diperdagangkan setinggi USD70,35 per barel, atau level terbaiknya sejak akhir September.

Sedangkan minyak Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) menguat USD1,48 yang setara 2,34% menjadi USD64,69 per barel. Futures WTI sebelumnya sempat menembus USD65 per barel, yang juga merupakan level tertinggi dalam empat bulan.



Sentimen yang mendongkrak harga minyak global datang ketika Presiden AS, Donald Trump meningkatkan tekanan pada Teheran untuk menghentikan program nuklirnya. Trump mengancam bakal melakukan serangan militer dan menempatkan angkatan laut AS di wilayah tersebut.

Baca Juga: Trump Kerahkan Kapal Perang AS Menuju Iran, Harga Minyak Mendidih

Trump sedang mempertimbangkan opsi yang mencakup serangan terhadap pasukan keamanan dan pemimpin untuk mendorong para pengunjuk rasa agar menggulingkan penguasa Iran, mengutip sumber AS yang familiar dengan diskusi tersebut seperti dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Rekomendasi
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved