Plt Dirut BEI Dipastikan Bakal Ditunjuk Sebelum Perdagangan Saham, Senin Pekan Depan
Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:22 WIB
loading...
Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik, memastikan posisi pelaksana tugas Direktur Utama BEI bakal terisi sebelum perdagangan saham pada Senin (2/2/2026). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik memastikan posisi pelaksana tugas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia ( Plt Dirut BEI ) bakal terisi sebelum perdagangan saham pada Senin (2/2/2026). Sebagai informasi DirutBEI, Iman Rachman resmi mengundurkan diri pasca Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8% dan sempat mengalami trading halt selama 2 hari berturut-turut pada Rabu dan Kamis 28-29 Januari 2026.
"Ya (memastikan Plt. Dirut BI). Ditunggu saja," ujar singkat Jeffrey di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: OJK Tanggapi Pengunduran Diri Dirut BEI: Tak Ganggu Operasional Bursa
Jeffrey juga memastikan bahwa Plt. Dirut BEI berasal dari internal. Saat ditanya, apakah dirinya yang bakal mengisi posisi orang nomor satu di BEI, Jeffrey berkata, "Tunggu saja ya".
Adapun Jeffrey menekankan, bahwa operasional BEI berjalan normal. Kondisi ini sejalan dengan internal BEI yang terkonsolidasi sesuai perdagangan IHSG anjlok 8% dan mengalami trading halt di akhir pekan.
"Kami juga menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola," kata dia.
Baca Juga: Pejabat BEI dan OJK Kompak Mengundurkan Diri, Banggar DPR: Mundur Saja Tak Cukup
Sebelumnya Iman Rachman mengatakan, pengunduran dirinya dari Jabatan Direktur Utama BEI merupakan bentuk tanggung jawab atas apa belakangan terjadi di pasar. IHSG runtuh dari level tertingginya di level 9.000-an pada pertengahan Januari, menjadi di level 8.000 an pada akhir Januari.
"Saya sebagai Direktur Utama dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers di Presroom Gedung BEI, Jumat (30/1).
"Ya (memastikan Plt. Dirut BI). Ditunggu saja," ujar singkat Jeffrey di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: OJK Tanggapi Pengunduran Diri Dirut BEI: Tak Ganggu Operasional Bursa
Jeffrey juga memastikan bahwa Plt. Dirut BEI berasal dari internal. Saat ditanya, apakah dirinya yang bakal mengisi posisi orang nomor satu di BEI, Jeffrey berkata, "Tunggu saja ya".
Adapun Jeffrey menekankan, bahwa operasional BEI berjalan normal. Kondisi ini sejalan dengan internal BEI yang terkonsolidasi sesuai perdagangan IHSG anjlok 8% dan mengalami trading halt di akhir pekan.
"Kami juga menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola," kata dia.
Baca Juga: Pejabat BEI dan OJK Kompak Mengundurkan Diri, Banggar DPR: Mundur Saja Tak Cukup
Sebelumnya Iman Rachman mengatakan, pengunduran dirinya dari Jabatan Direktur Utama BEI merupakan bentuk tanggung jawab atas apa belakangan terjadi di pasar. IHSG runtuh dari level tertingginya di level 9.000-an pada pertengahan Januari, menjadi di level 8.000 an pada akhir Januari.
"Saya sebagai Direktur Utama dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers di Presroom Gedung BEI, Jumat (30/1).
(akr)
Lihat Juga :