Ramalan Purbaya soal Nasib IHSG Besok usai Pejabat BEI dan OJK Mundur Serentak
Minggu, 01 Februari 2026 - 19:06 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta investor dan masyarakat tetap tenang menghadapi pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/2) besok. Ia menilai gejolak pasar pascapengunduran diri pimpinan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan mengganggu stabilitas jangka menengah pasar modal.
"Kenapa orang takut? Mereka takut adanya ada kekacauan di manajemen bursa ketika di bawah mundur. Tapi kan dengan sistemnya sudah cukup baik. Ada sistem otomatis yang langsung bisa menggantikan direktur yang ada dari direksi yang ada, dengan cepat dan itu berjalan dengan baik," kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Sebut Jeffrey Hendrik jadi Pjs Dirut BEI, Besok Bertemu MSCI
Purbaya menegaskan mekanisme organisasi di tubuh regulator telah dirancang untuk memastikan keberlanjutan operasional, sehingga tidak terjadi kekosongan pengambilan keputusan meski terjadi pergantian pimpinan. Ia meyakini setelah tekanan emosional pasar mereda, pelaku pasar akan kembali menilai kondisi berdasarkan fundamental ekonomi nasional yang dinilai tetap solid.
Menanggapi kekhawatiran soal potensi penurunan tajam indeks, Purbaya menepis anggapan tersebut dan justru melihat posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini masih menyisakan ruang penguatan.
"Nggak lah (IHSG kebakaran), pasti naik lah. Pasti naik. Nggak, pasti naik. Kenapa lu bilang kebakaran? Tapi nggak apa-apa, kita masih 83 ya. Artinya ruang ke depan masih terbuka luas untuk naik," ujarnya.
Optimisme tersebut, menurut Purbaya, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan mendekati 6 persen pada tahun ini, yang diharapkan turut menopang kinerja pasar modal. "Tahun ini mungkin ekonominya bisa tumbuh. Bisa saya dorong mendekati 6 persen. Harusnya bursanya akan naik, jadi Anda gak usah khawatir," tambahnya.
Baca Juga: Genggam Saham BEI, Danantara Tunggu Proses Demutualisasi Rampung
Purbaya menilai respons cepat pemerintah dan otoritas dalam merespons dinamika di BEI dan OJK menjadi sinyal positif bagi investor, sehingga meski pasar akan tetap dinamis, tren penguatan IHSG dinilai masih terbuka lebar.
"Kenapa orang takut? Mereka takut adanya ada kekacauan di manajemen bursa ketika di bawah mundur. Tapi kan dengan sistemnya sudah cukup baik. Ada sistem otomatis yang langsung bisa menggantikan direktur yang ada dari direksi yang ada, dengan cepat dan itu berjalan dengan baik," kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Minggu (1/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Sebut Jeffrey Hendrik jadi Pjs Dirut BEI, Besok Bertemu MSCI
Purbaya menegaskan mekanisme organisasi di tubuh regulator telah dirancang untuk memastikan keberlanjutan operasional, sehingga tidak terjadi kekosongan pengambilan keputusan meski terjadi pergantian pimpinan. Ia meyakini setelah tekanan emosional pasar mereda, pelaku pasar akan kembali menilai kondisi berdasarkan fundamental ekonomi nasional yang dinilai tetap solid.
Menanggapi kekhawatiran soal potensi penurunan tajam indeks, Purbaya menepis anggapan tersebut dan justru melihat posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini masih menyisakan ruang penguatan.
"Nggak lah (IHSG kebakaran), pasti naik lah. Pasti naik. Nggak, pasti naik. Kenapa lu bilang kebakaran? Tapi nggak apa-apa, kita masih 83 ya. Artinya ruang ke depan masih terbuka luas untuk naik," ujarnya.
Optimisme tersebut, menurut Purbaya, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan mendekati 6 persen pada tahun ini, yang diharapkan turut menopang kinerja pasar modal. "Tahun ini mungkin ekonominya bisa tumbuh. Bisa saya dorong mendekati 6 persen. Harusnya bursanya akan naik, jadi Anda gak usah khawatir," tambahnya.
Baca Juga: Genggam Saham BEI, Danantara Tunggu Proses Demutualisasi Rampung
Purbaya menilai respons cepat pemerintah dan otoritas dalam merespons dinamika di BEI dan OJK menjadi sinyal positif bagi investor, sehingga meski pasar akan tetap dinamis, tren penguatan IHSG dinilai masih terbuka lebar.
(nng)
Lihat Juga :