60 Tahun Berpengalaman Operasikan Pembangkit Nuklir, Negara Ini Tawarkan ke Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 - 07:26 WIB
loading...
60 Tahun Berpengalaman...
Sebelumnya ada beberapa negara yang menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia untuk bekerja sama dalam mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Foto/Dok Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Peluang kerja sama sektor energi nuklir menjadi pembahasan saat Menteri Luar Negeri (Menlu) Slovakia, Juraj Blanar menggelar pertemuan dengan Menlu RI, Sugiono di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2026). Bahkan Juraj Blanar menawarkan secara langsung terkait pengembangan yang bisa diberikan Slovakia kepada Indonesia.

"Kami juga membahas kerja sama energi nuklir. Slovakia memiliki lebih dari 60 tahun pengalaman dalam pembangunan dan pengoperasian PLTN ( Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir )," kata Menlu Juraj usai melakukan pertemuan bilateral tertutup.

Baca Juga: Tiga Negara Bersaing Garap Proyek Pembangkit Nuklir Pertama di Indonesia

Menlu Juraj menegaskan, bahwa Slowakia menyatakan siap untuk mendukung pengembangan energi nuklir tersebut di Indonesia. Terlebih, ia mendengar Indonesia sendiri sudah berencana mengembangkan energi ini.



"Kami dapat menawarkan pendidikan dan keahlian, terutama karena Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertamanya," ujarnya.

60 Tahun Berpengalaman Operasikan Pembangkit Nuklir, Negara Ini Tawarkan ke Indonesia

Pembangkit Nuklir

Sebelumnya ada beberapa negara yang menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia untuk bekerja sama dalam mengembangkan teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Negara tersebut yakni Rusia, Korea Selatan, dan Kanada untuk proyek PLTN pertama yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2032.

Baca Juga: PLTN Pertama Indonesia Disiapkan, ITPLN dan ITS Fokus Bangun SDM Nuklir Nasional

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung sempat menegaskan bahwa pemilihan mitra akan didasarkan pada aspek efisiensi, besaran investasi, serta daya saing harga listrik.

"Kami akan melihat dari sisi pembangunan PLTN mana yang lebih efisien dan kompetitif, serta dari sisi hasil listrik yang dihasilkan," ujar Yuliot, dikutip di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaannya membantu Indonesia mengembangkan energi nuklir saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Rabu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Andalkan Nuklir dan...
Andalkan Nuklir dan EBT, Prancis-Spanyol Lebih Kebal Hadapi Krisis Energi
Bukan Mimpi, Indonesia...
Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju
Tiga Negara Bersaing...
Tiga Negara Bersaing Garap Proyek Pembangkit Nuklir Pertama di Indonesia
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved