IHSG Hari Ini Mendarat di Zona Hijau, Naik Tipis ke Level 8.146
Rabu, 04 Februari 2026 - 16:50 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (4/2/2026). FOTO/Iqbal Dwi P
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (4/2/2026) di level 8.146, naik 24,12 poin atau 0,30% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang hari, indeks bergerak fluktuatif dengan level terendah 8.050 dan level tertinggi 8.194.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi mencapai Rp25,38 triliun dengan volume perdagangan 42,37 miliar saham dan frekuensi 2,81 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.705 triliun. Meski indeks menguat, tekanan jual masih mendominasi pasar. Tercatat 419 saham melemah, sementara 309 saham menguat dan 230 saham stagnan.
Baca Juga: Bursa Efek Mulai Rebound, IHSG Pagi Menguat Tipis ke Level 8.148
Dari sisi sektoral, kinerja pasar bergerak bervariasi. Sektor barang baku mencatat penguatan tertinggi dengan kenaikan 3,32%, disusul sektor keuangan yang naik 1,16% serta sektor perindustrian sebesar 0,72%. Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor non-primer yang terkoreksi 4,02%, sektor infrastruktur turun 2,41%, serta sektor energi yang melemah 1,16%.
Pada jajaran saham, sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan dan masuk daftar top gainers, dipimpin oleh PT Martina Berto Tbk (MBTO) yang melonjak 34,51%, diikuti PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 34,31%, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) yang menguat 26,71%.
Baca Juga: Perusahaan Tak Taat Aturan Free Float 15%, Siap-siap Kena Delisting
Sementara itu, tekanan jual dalam-dalam terjadi pada beberapa saham yang masuk top losers, antara lain PT MD Entertainment Tbk (FILM) dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang masing-masing anjlok 15%, serta PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) yang turun 14,91%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi mencapai Rp25,38 triliun dengan volume perdagangan 42,37 miliar saham dan frekuensi 2,81 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.705 triliun. Meski indeks menguat, tekanan jual masih mendominasi pasar. Tercatat 419 saham melemah, sementara 309 saham menguat dan 230 saham stagnan.
Baca Juga: Bursa Efek Mulai Rebound, IHSG Pagi Menguat Tipis ke Level 8.148
Dari sisi sektoral, kinerja pasar bergerak bervariasi. Sektor barang baku mencatat penguatan tertinggi dengan kenaikan 3,32%, disusul sektor keuangan yang naik 1,16% serta sektor perindustrian sebesar 0,72%. Sebaliknya, tekanan terjadi pada sektor non-primer yang terkoreksi 4,02%, sektor infrastruktur turun 2,41%, serta sektor energi yang melemah 1,16%.
Pada jajaran saham, sejumlah saham mencatat kenaikan signifikan dan masuk daftar top gainers, dipimpin oleh PT Martina Berto Tbk (MBTO) yang melonjak 34,51%, diikuti PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 34,31%, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) yang menguat 26,71%.
Baca Juga: Perusahaan Tak Taat Aturan Free Float 15%, Siap-siap Kena Delisting
Sementara itu, tekanan jual dalam-dalam terjadi pada beberapa saham yang masuk top losers, antara lain PT MD Entertainment Tbk (FILM) dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang masing-masing anjlok 15%, serta PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) yang turun 14,91%.
(nng)
Lihat Juga :