Pemerintah Tegaskan Inflasi Januari 2026 Terkendali di Angka 3,55%

Rabu, 04 Februari 2026 - 20:57 WIB
loading...
Pemerintah Tegaskan...
Pemerintah menegaskan inflasi pada awal 2026 masih berada dalam kondisi terkendali. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan inflasi pada awal 2026 masih berada dalam kondisi terkendali. Inflasi tahunan Januari 2026 yang tercatat sebesar 3,55% (year-on-year/yoy) dinilai tidak mencerminkan adanya lonjakan harga yang signifikan.

"Dengan demikian, inflasi Januari 2026 tetap terkendali dan tekanan harga domestik tidak menunjukkan peningkatan berarti," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dikutip, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Jakarta Alami Deflasi 0,23%

Airlangga menjelaskan, angka inflasi tahunan tersebut dipengaruhi oleh low base effect dari kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50% pada Januari–Februari 2025, sehingga secara perhitungan membuat inflasi terlihat lebih tinggi.



Menurut Airlangga, pemerintah optimistis inflasi sepanjang 2026 akan tetap berada dalam rentang sasaran 2,5±1%. Keyakinan tersebut didukung bauran kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah, Bank Indonesia, serta koordinasi pengendalian inflasi melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat guna menjaga ketersediaan pasokan pangan antarwaktu dan antarwilayah, termasuk untuk mendukung program prioritas pemerintah serta meningkatkan kelancaran distribusi dan kualitas logistik pangan dari wilayah surplus ke wilayah defisit.

Selain itu, pemerintah juga menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri, serta memperkuat dukungan infrastruktur dan logistik pascabencana guna mempercepat pemulihan ekonomi di daerah terdampak.

Baca Juga: Sambut Ramadan-Idul Fitri, Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Jumbo Rp12,83 Triliun

Airlangga menjelaskan, sejumlah indikator menunjukkan inflasi bulanan masih terkendali. Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga hanya mencatat inflasi 0,01% secara bulanan (month-to-month), yang menunjukkan harga relatif stabil. Sementara itu, harga pangan bergejolak (volatile food) tercatat turun 1,14% (yoy) setelah sempat meningkat pada Desember 2025 akibat bencana hidrometeorologi dan lonjakan permintaan saat Natal dan Tahun Baru.

Airlangga menilai penurunan harga pangan yang terjadi secara alamiah karena faktor musim panen merupakan kondisi yang sehat bagi perekonomian, dengan kebijakan stabilisasi harga yang proporsional dan terukur untuk menjaga daya beli konsumen dan produsen serta keberlanjutan rantai pasok pangan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved