Nego Tarif Trump, Indonesia Bakal Beli Komoditi Pertanian AS Rp75,4 Triliun

Minggu, 08 Februari 2026 - 11:55 WIB
loading...
Nego Tarif Trump, Indonesia...
Melalui proses negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal untuk menyeimbangkan neraca perdagangan, Indonesia bakal meningkatkan pembelian produk pertanian AS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) kian memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, khususnya dalam sektor pertanian . Melalui proses negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal untuk menyeimbangkan neraca perdagangan, Indonesia bakal meningkatkan pembelian produk pertanian AS , yang ditujukan sebagai bahan baku industri domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, para pengusaha asal Indonesia tertarik untuk melanjutkan perdagangan dengan AS. Tidak hanya untuk komoditas pertanian atau pangan, tapi sejumlah komoditas lain.

Baca Juga: Negosiasi Dagang RI-AS Tuntas, Tinggal Tunggu Pertemuan Trump dan Prabowo

Dalam pertemuan dengan Under Secretary for Trade and Foreign Agricultural Affairs of United States Department of Agriculture (USDA) Luke J. Lindberg dan Delegasi Eksportir Produk Pertanian AS pada awal pekan ini di Jakarta, Airlangga menekankan pemerintah menargetkan pembelian produk komoditi pertanian AS senilai USD4,5 miliar atau setara Rp75,4 triliun (dengan kurs Rp16.768 per USD).

“Jadi, saya pikir kita mendorong kemajuan perjanjian dagang ini, karena saya pikir akan ada juga peluang investasi yang muncul dari kesepakatan ini. Begitulah cara Indonesia menerima investasi AS. Anda membawa modal serta teknologi, dan itu penting bagi Indonesia,” tutur Menko Airlangga dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (8/2/2026).



Adapun, nota kesepahaman dua negara mencakup lima komoditas, yaitu kedelai, bungkil kedelai, gandum, kapas, dan jagung, yang dibutuhkan sebagai bahan baku untuk industri Indonesia dan belum diproduksi di dalam negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Produk AS Masuk RI Bawa...
Produk AS Masuk RI Bawa Logo Halal Sendiri, Kepala BPJPH Buka Suara
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved