Moody’s Bikin IHSG Nyungsep, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Senin, 09 Februari 2026 - 16:53 WIB
loading...
Moody’s Bikin IHSG...
Menkeu Purbaya meminta para pelaku pasar modal untuk tidak panik menghadapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat terkoreksi tajam akibat penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pelaku pasar modal untuk tidak panik menghadapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang sempat terkoreksi tajam akibat penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s. Purbaya menilai penilaian negatif tersebut tidak relevan dengan fakta lapangan dan data ekonomi terbaru yang justru menunjukkan performa impresif.

Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi nasional saat ini berada dalam posisi yang jauh lebih kuat daripada yang diperkirakan oleh lembaga pemeringkat internasional tersebut. Baca Juga: Purbaya Tak Terima Outlook Rating Utang Indonesia Dipangkas Jadi Negatif

"Ya orang takut. Prospek ekonomi kita mungkin nggak bagus gara-gara sinyal dari Moody's. Padahal Moody's ke sini kan sebelum angka keluar. Sekarang lebih gampang menunjuknya. Pertumbuhan ekonominya 5,39 (persen pada kuartal IV). Paling tinggi dalam 5 tahun terakhir. Tahunannya 5,11 (persen). Lebih tinggi dari China," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (9/2/2026).



Purbaya meyakini bahwa volatilitas yang terjadi di pasar saham hanyalah reaksi sesaat akibat kekeliruan estimasi. Menurutnya, ketika pasar melihat realitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu melampaui raksasa ekonomi seperti China, kepercayaan investor akan pulih dengan sendirinya.

Baca Juga: Rapor Moody’s Rating jadi Momentum Pemerintah Benahi Kebijakan Fiskal

"Jadi kemungkinan besar ada yang salah hitung dari situ. Nanti yang ke depan, kalau kita jaga terus seperti ini, akan berubah juga dengan sendiri. Jadi orang di pasar modal nggak usah terlalu khawatir," tegasnya.

Menkeu mengungkapkan bahwa keberhasilan membalikkan keadaan pada kuartal keempat tahun lalu merupakan bukti bahwa strategi fiskal yang diambil pemerintah sudah tepat sasaran. Ia mengklaim pemerintah kini memiliki "senjata" yang pas untuk menjaga momentum pertumbuhan.

"Saya betul-betul memperbaiki fondasi ekonomi. Dan sudah terlihat di tribunalan keempat tahun lalu. Itu kan lagi mau jatuh, bisa kita balikin ke situ. Berarti kan kita punya senjata yang pas. Dan Anda harus yakin bahwa senjatanya memang pas banget untuk mendorong ke arah 6 persen," pungkas Purbaya.

Meskipun mengakui adanya risiko global, Purbaya menilai probabilitas ekonomi Indonesia untuk "nyungsep" sangatlah kecil. Fokus pemerintah ke depan adalah memastikan transmisi kebijakan fiskal terus memperkuat daya beli dan investasi guna mengejar target ambisius pertumbuhan ekonomi di level 6%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved