Rusia Kecam AS usai Dilarang Masuk ke Ceruk Bisnis Minyak Venezuela
Kamis, 12 Februari 2026 - 00:33 WIB
loading...
A
A
A
Impor China untuk minyak Venezuela bisa mencapai sekitar 470.000 barel per hari selama tahun 2025, menurut perusahaan analitik energi Vortexa, atau sekitar 4,5% dari impor minyak mentah melalui laut China.
Baca Juga: Diguncang Krisis Iran, Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Bulan
Perusahaan energi Rusia, Roszarubezhneft yang beroperasi di negara Amerika Selatan, mengatakan bulan lalu bahwa semua aset perusahaan di Venezuela adalah milik Rusia dan perusahaan akan menepati komitmennya kepada mitra internasional di sana.
Roszarubezhneft dimiliki oleh unit Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia, yang didirikan pada tahun 2020. Diketahui Rusia sudah cukup lama menjalin hubungan dekat dengan Venezuela, mencakup kerja sama energi, hubungan militer, dan kontak politik tingkat tinggi, dan Moskow telah mendukung Caracas secara diplomatik selama bertahun-tahun.
Rosneft memiliki saham dalam usaha hulu di Venezuela, seperti Petromonagas (40%), Petroperija (40%), Boqueron (26,67%), Petromiranda (32%) dan Petrovictoria (40%).
Baca Juga: Diguncang Krisis Iran, Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Bulan
Perusahaan energi Rusia, Roszarubezhneft yang beroperasi di negara Amerika Selatan, mengatakan bulan lalu bahwa semua aset perusahaan di Venezuela adalah milik Rusia dan perusahaan akan menepati komitmennya kepada mitra internasional di sana.
Roszarubezhneft dimiliki oleh unit Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia, yang didirikan pada tahun 2020. Diketahui Rusia sudah cukup lama menjalin hubungan dekat dengan Venezuela, mencakup kerja sama energi, hubungan militer, dan kontak politik tingkat tinggi, dan Moskow telah mendukung Caracas secara diplomatik selama bertahun-tahun.
Rosneft memiliki saham dalam usaha hulu di Venezuela, seperti Petromonagas (40%), Petroperija (40%), Boqueron (26,67%), Petromiranda (32%) dan Petrovictoria (40%).
(akr)
Lihat Juga :