Soal Siapa yang Cocok Pimpin OJK, Ekonom: Figur Harus Diterima Pasar

Jum'at, 13 Februari 2026 - 08:19 WIB
loading...
A A A
Ia menjelaskan bahwa sentimen pasar memiliki pengaruh signifikan terhadap stabilitas dan kinerja sektor keuangan yang berada di bawah kewenangan OJK. "Karena sentimen pasar akan menentukan kinerja sektor keuangan yang digawangi OJK," sebutnya.

Baca Juga: Mau Daftar Jadi Anggota DK OJK? Ini Syarat dan Tahapannya

Esther juga menekankan pentingnya independensi dan profesionalisme OJK sebagai lembaga pengawas. Ia menegaskan bahwa jika figur yang berasal dari partai politik terpilih, maka yang bersangkutan wajib melepaskan afiliasi politiknya demi mengedepankan kepentingan publik. "Kalau terpilih ya harus mundur dari partai karena menjaga profesionalisme. Ketika menjadi pejabat publik, maka kepentingan publik harus paling prioritas," tandasnya.

Sementara itu, politisi Partai Golkar tersebut membantah isu pencalonan dirinya. Misbakhun mengaku hingga saat ini masih fokus menjalankan amanat sebagai Ketua Komisi XI DPR RI. "Saya belum tahu. Sampai saat ini tugas partai saya, saya adalah Ketua Komisi XI," kata Misbakhun di Kompleks DPR, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Nama Misbakhun mengemuka di tengah kekosongan kursi pimpinan OJK pasca mundurnya Mahendra Siregar dari jabatan Ketua Dewan Komisioner. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan disebut telah membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lembaga pengawas jasa keuangan tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Profesor AS: Hanya Tiga...
Profesor AS: Hanya Tiga Orang Dewasa Ini yang Bisa Hentikan Perang Iran, Bukan Donald Trump!
Nama Misbakhun Santer...
Nama Misbakhun Santer jadi Ketua OJK, Ekonom Ingatkan Harus Profesional
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
ART Indonesia-AS Dinilai...
ART Indonesia-AS Dinilai Asimetris dan Berisiko pada Kedaulatan Ekonomi
Redam Risiko Lonjakan...
Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia, INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Krusial
Rekomendasi
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved