Purbaya: Ekonomi Indonesia Akan Alami Ekspansi sampai 2033
Minggu, 15 Februari 2026 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah ambisi pertumbuhan tersebut, Menkeu memastikan pemerintah tetap memegang teguh prinsip disiplin fiskal dengan menjaga defisit APBN di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia meyakini bahwa pertumbuhan tinggi tidak selalu berarti harus menambah beban utang secara berlebihan.
Baca Juga: Kabar Baik, THR ASN Bakal Dicairkan Purbaya di Awal Puasa
Purbaya mengambil contoh keberhasilan masa lalu di mana pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen, namun rasio utang justru melandai karena sektor swasta berperan aktif sebagai motor penggerak utama. "Kalau sektor swasta bergerak kuat, utang bisa tetap terkendali, bahkan turun, sementara ekonomi tumbuh lebih cepat," ujarnya.
Strategi ke depan akan mengandalkan kolaborasi dua mesin utama, yakni efektivitas belanja pemerintah dan penguatan ekspansi sektor swasta untuk mencapai target ekonomi nasional tanpa mengguncang stabilitas fiskal.
Baca Juga: Kabar Baik, THR ASN Bakal Dicairkan Purbaya di Awal Puasa
Purbaya mengambil contoh keberhasilan masa lalu di mana pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen, namun rasio utang justru melandai karena sektor swasta berperan aktif sebagai motor penggerak utama. "Kalau sektor swasta bergerak kuat, utang bisa tetap terkendali, bahkan turun, sementara ekonomi tumbuh lebih cepat," ujarnya.
Strategi ke depan akan mengandalkan kolaborasi dua mesin utama, yakni efektivitas belanja pemerintah dan penguatan ekspansi sektor swasta untuk mencapai target ekonomi nasional tanpa mengguncang stabilitas fiskal.
(nng)
Lihat Juga :