39.000 Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera Kembali Ditanami

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:39 WIB
loading...
39.000 Hektare Sawah...
Sawah yang ditanami padi terendam banjir di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Minggu (9/11/2025). FOTO/ANTARA
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak bencana di Sumatera dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan. Selain menjamin distribusi beras, pemerintah juga mempercepat rehabilitasi lahan pertanian agar produksi pangan segera pulih.

"Perlu kami sampaikan stok beras di lapangan kurang lebih 100.000 ton atau untuk tiga bulan kebutuhan di lapangan. Insyaallah sektor pertanian khususnya ketersediaan pangan di lapangan cukup untuk tiga bulan ke depan," ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: 29 Desa Hilang Diterjang Bencana Sumatera, Paling Banyak di Aceh

Adapun Kementerian Pertanian menyiagakan cadangan beras sekitar 100.000 ton untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah terdampak selama masa pemulihan. Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi sambil menunggu pemulihan produksi pertanian di daerah bencana.



Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat pemulihan produktivitas lahan sawah yang rusak. Dari total sekitar 94.000 hektare sawah yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera, proses rehabilitasi menunjukkan perkembangan signifikan dengan sebagian lahan sudah kembali ditanami.

Amran menyampaikan, hingga saat ini sekitar 39.000 hektare lahan sawah telah ditanami kembali setelah melalui pembersihan dan perbaikan infrastruktur dasar. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat siklus tanam baru di wilayah terdampak.

Baca Juga: Pemerintah dan DPR Sepakat Bantuan Bencana Sumatera dari Diaspora di Malaysia Boleh Masuk

Proses rehabilitasi terutama berlangsung di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Material longsoran yang menutupi sawah dinilai mengandung humus yang subur sehingga memudahkan petani melakukan penanaman kembali setelah perbaikan irigasi dilakukan.

Pemerintah juga menyiapkan dukungan anggaran yang fleksibel untuk perbaikan saluran irigasi dan penyediaan sarana produksi pertanian. Secara nasional, stok pangan disebut berada pada posisi kuat sekitar 3,5 juta ton, yang menjadi penyangga utama dalam menjaga ketahanan pangan di tengah potensi gangguan distribusi akibat bencana.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Rekomendasi
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved