Tampil Perdana di Rapat Gubernur BI, Thomas Djiwandono Bicara Ini
Kamis, 19 Februari 2026 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
Perry menegaskan bahwa kunci utama stabilitas saat ini adalah kolaborasi erat untuk mencegah kekeringan modal di pasar keuangan. Fokus utama pemerintah dan otoritas moneter adalah memastikan ketersediaan likuiditas yang cukup bagi sektor perbankan guna mengalirkan kredit ke sektor riil.
“Sebagaimana diketahui kami sinergi dengan Pak Menteri Keuangan, Kementerian Keuangan, sama-sama bagaimana memastikan likuiditas itu ada di pasar keuangan dan perbankan. Bagaimana sama-sama itu mendorong di sektor riil baik melalui stimulus fiskal maupun dari kami dari berbagai insentif likuiditas maupun dari dukungan likuiditas dan juga sama-sama juga bagaimana menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” papar Perry.
Baca Juga: BI Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,7% di 2026
Upaya integrasi kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan di sektor riil, tetapi juga memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi para investor. Dengan manajemen yang transparan dan terukur, Indonesia optimistis dapat mempertahankan kepercayaan lembaga pemeringkat kredit internasional sepanjang tahun ini.
“Sebagaimana diketahui kami sinergi dengan Pak Menteri Keuangan, Kementerian Keuangan, sama-sama bagaimana memastikan likuiditas itu ada di pasar keuangan dan perbankan. Bagaimana sama-sama itu mendorong di sektor riil baik melalui stimulus fiskal maupun dari kami dari berbagai insentif likuiditas maupun dari dukungan likuiditas dan juga sama-sama juga bagaimana menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” papar Perry.
Baca Juga: BI Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,7% di 2026
Upaya integrasi kebijakan ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan di sektor riil, tetapi juga memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi para investor. Dengan manajemen yang transparan dan terukur, Indonesia optimistis dapat mempertahankan kepercayaan lembaga pemeringkat kredit internasional sepanjang tahun ini.
(nng)
Lihat Juga :