Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Mustahil Dicapai, Ini Syarat-syaratnya
Rabu, 25 Februari 2026 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, perlunya ada regulasi yang mengatur agar dunia usaha berjalan baik. Misalnya Indomaret-Alfamart buka sampai jam 22.00 WIB dan setelahnya konsumen bisa membeli ke warung-warung tradisional.
Lebih jauh, Prof Chandra mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh dari merata, yaitu masih terpusat di Pulau Jawa. Indeks persaingan usaha baru kuat di 16 provinsi, seperti Jakarta dan 16 provinsi lainnya belum berkembang secara optimal. Baca juga: Pesan Suryopratomo untuk Pemerintah: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha
“Kalau memperhatikan indeks persaingan usaha hanya berada di Pulau Jawa, maka akan ada ketimpangan. Pertumbuhan (8%) sulit tercapai,” kata anggota Komisioner KPPU periode 2012-2018 dan 2018-2024 ini.
Sementara itu, Prof Budi Susilo Soepandji mengapresiasi pembahasan yang dinilainya komprehensif. Ia berharap forum ini tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berlanjut dalam bentuk kolaborasi nyata.
Menurutnya, yang terpenting dari sebuah diskusi adalah tindak lanjutnya, yakni membangun kerja sama dan melihat masa depan bangsa dengan sikap optimistis bahwa Indonesia punya masa depan yang lebih baik. Acara ini dihadiri jajaran petinggi dari berbagai instansi, mulai dari Kadin Indonesia, Kementerian Perdagangan, Polri dan TNI, serta para lulusan dari Lemhannas.
Lebih jauh, Prof Chandra mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih jauh dari merata, yaitu masih terpusat di Pulau Jawa. Indeks persaingan usaha baru kuat di 16 provinsi, seperti Jakarta dan 16 provinsi lainnya belum berkembang secara optimal. Baca juga: Pesan Suryopratomo untuk Pemerintah: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha
“Kalau memperhatikan indeks persaingan usaha hanya berada di Pulau Jawa, maka akan ada ketimpangan. Pertumbuhan (8%) sulit tercapai,” kata anggota Komisioner KPPU periode 2012-2018 dan 2018-2024 ini.
Sementara itu, Prof Budi Susilo Soepandji mengapresiasi pembahasan yang dinilainya komprehensif. Ia berharap forum ini tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berlanjut dalam bentuk kolaborasi nyata.
Menurutnya, yang terpenting dari sebuah diskusi adalah tindak lanjutnya, yakni membangun kerja sama dan melihat masa depan bangsa dengan sikap optimistis bahwa Indonesia punya masa depan yang lebih baik. Acara ini dihadiri jajaran petinggi dari berbagai instansi, mulai dari Kadin Indonesia, Kementerian Perdagangan, Polri dan TNI, serta para lulusan dari Lemhannas.
(poe)
Lihat Juga :