Dilema Larangan Usia Medsos: Menyeimbangkan Perlindungan Anak dan Masa Depan Investasi Digital
Rabu, 25 Februari 2026 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Profesor Tama Leaver dari Curtin University memberikan kritik tajam terhadap pendekatan ini. “Menganggap anak muda tidak dapat menghindari pembatasan digital dalam waktu singkat merupakan asumsi yang naif,” katanya.
Kenyataannya, pengguna muda cenderung cerdik dalam mengakali batasan digital sehingga biaya kepatuhan yang dikeluarkan industri menjadi sia-sia karena dampak perlindungan yang diharapkan tidak tercapai secara proporsional.
Kondisi ini menciptakan preseden buruk bagi ekosistem inovasi, di mana biaya kepatuhan terus membengkak demi mengejar target yang tidak realistis. Dampaknya pun meluas hingga ke aspek ekonomi makro dan efisiensi pasar.
Di sisi lain, Profesor Gigi Foster dari UNSW Business School menilai kebijakan ini berpotensi tidak efisien secara ekonomi karena meningkatkan beban biaya dan tanggung jawab hukum bagi perusahaan teknologi.
“Kewajiban verifikasi usia meningkatkan beban biaya dan tanggung jawab hukum bagi perusahaan teknologi tanpa memberikan manfaat perlindungan yang sebanding,” ujarnya.
Berdasarkan data East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2025, daya saing digital Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha untuk berinovasi tanpa hambatan regulasi yang berlebihan.
Kenyataannya, pengguna muda cenderung cerdik dalam mengakali batasan digital sehingga biaya kepatuhan yang dikeluarkan industri menjadi sia-sia karena dampak perlindungan yang diharapkan tidak tercapai secara proporsional.
Kondisi ini menciptakan preseden buruk bagi ekosistem inovasi, di mana biaya kepatuhan terus membengkak demi mengejar target yang tidak realistis. Dampaknya pun meluas hingga ke aspek ekonomi makro dan efisiensi pasar.
Di sisi lain, Profesor Gigi Foster dari UNSW Business School menilai kebijakan ini berpotensi tidak efisien secara ekonomi karena meningkatkan beban biaya dan tanggung jawab hukum bagi perusahaan teknologi.
“Kewajiban verifikasi usia meningkatkan beban biaya dan tanggung jawab hukum bagi perusahaan teknologi tanpa memberikan manfaat perlindungan yang sebanding,” ujarnya.
Berdasarkan data East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2025, daya saing digital Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha untuk berinovasi tanpa hambatan regulasi yang berlebihan.
Lihat Juga :