Mampukah Yuan China Menantang Dominasi Dolar AS? Begini Analisisnya
Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
“Wacana internasionalisasi bukanlah hal baru, tetapi publikasinya di Qiushi dan media resmi yang menyorotinya serta membawanya ke agenda sebelumnya mungkin perlu dilihat dari sudut pandang ini,” katanya.
“Internasionalisasi renminbi mungkin sedang menjadi prioritas," bebernya.
Kaymaz menekankan, bahwa konvertibilitas penuh tetap menjadi kendala utama. “Semua orang seharusnya bisa membelinya dan menjualnya kapan saja mereka mau. China khawatir bahwa melakukan hal tersebut akan membahayakan stabilitas keuangannya," terangnya.
China katanya sempat meliberalisasi pasar keuangan pada tahun 2015, namun membalikkan kebijakan tersebut setelah arus keluar modal yang besar mengguncang pasar.
Tanpa liberalisasi akun modal, pasar yang transparan, dan imbal hasil yang lebih kuat, para ekonom mengatakan yuan kecil kemungkinan akan menyaingi dolar atau euro sebagai mata uang cadangan utama dalam waktu dekat.
Sebaliknya, mata uang China tampaknya siap untuk memperluas perannya di pinggiran – terutama dalam pembiayaan perdagangan, pinjaman bilateral, dan kemitraan yang selaras secara geopolitik –. Sementara sistem keuangan global tetap fokus pada mata uang cadangan yang sudah mapan.
“Internasionalisasi renminbi mungkin sedang menjadi prioritas," bebernya.
Kaymaz menekankan, bahwa konvertibilitas penuh tetap menjadi kendala utama. “Semua orang seharusnya bisa membelinya dan menjualnya kapan saja mereka mau. China khawatir bahwa melakukan hal tersebut akan membahayakan stabilitas keuangannya," terangnya.
China katanya sempat meliberalisasi pasar keuangan pada tahun 2015, namun membalikkan kebijakan tersebut setelah arus keluar modal yang besar mengguncang pasar.
Tanpa liberalisasi akun modal, pasar yang transparan, dan imbal hasil yang lebih kuat, para ekonom mengatakan yuan kecil kemungkinan akan menyaingi dolar atau euro sebagai mata uang cadangan utama dalam waktu dekat.
Sebaliknya, mata uang China tampaknya siap untuk memperluas perannya di pinggiran – terutama dalam pembiayaan perdagangan, pinjaman bilateral, dan kemitraan yang selaras secara geopolitik –. Sementara sistem keuangan global tetap fokus pada mata uang cadangan yang sudah mapan.
(akr)
Lihat Juga :