Terapkan Hunian Subsidi Konsep Klaster, 1.002 Unit Rumah Ludes Terjual

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:42 WIB
loading...
Terapkan Hunian Subsidi...
Di tahun 2026, PT KAP menargetkan pembangunan 6.000 unit rumah subsidi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Prestasi gemilang diraih pengembang perumahan PT Kawah Anugerah Properti (KAP) di awal tahun 2026. Dua penghargaan berhasil disabet yakni sebagai ‘Developer KPR Subsidi Terbaik’ dari PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan Perumahan Pondok Banten Indah (PBI) yang dikembangkan terpilih sebagai ‘Perumahan Subsidi Berkonsep Hunian Klaster Terbaik’ versi forum wartawan perumahan.

Penghargaan diterima Direktur Utama PT Kawah Anugerah Properti, M. Ridwan pada ajang BSN Developer Gathering 2026 di Jakarta pada 4 Februari 2026. Kemudian sehari setelahnya yakni pada 5 Februari 2026, pengembang muda tersebut menerima Anugerah Forwapera 2026 dari Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) untuk proyek Pondok Banten Indah.

“Tahun 2025 dan 2026 cukup berarti bagi kami, karena kerja keras dalam membangun reputasi perusahaan dan setiap proyek yang kami kembangkan mulai memperoleh apresiasi dari berbagai stakeholder perumahan. Penghargaan dari perbankan dan rekan rekan media ini akan semakin memacu semangat kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap Ridwan dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga: Polemik Pembatasan Masa Hunian Rusunawa, Pj Gubernur Jakarta: Masih Dikaji

Sebelumnya, PT Kawah Anugerah Properti melalui Perumahan Pondok Banten Indah juga menoreh prestasi sebagai Perumahan Bersubsidi Terbaik di ajang FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2025 pada Desember 2025. PT KAP memulai pengembangan perumahan subsidi sejak tahun 2016 di Kota Serang. Saat ini total ada 5 proyek perumahan yang telah selesai dan sedang dikembangkan. Ridwan mengatakan, pihaknya mengusung komitmen terhadap kualitas rumah dan lingkungan di setiap perumahan yang dibangun. Di mana dari satu proyek ke proyek berikutnya harus selalu memiliki nilai tambah pada kualitas dan konsep. Pelayanan purna jual kepada pembeli rumah pun selalu dijaga.

Ridwan berprinsip aset terbesar perusahaan adalah konsumen yang sudah merasakan produk mereka. Diakuinya, saat ini mayoritas pembeli baru di perumahan mereka berasal informasi dan rekomendasi dari konsumen sebelumnya yang disampaikan dari mulut ke mulut (getok tular).

“Visi kami adalah membangun dengan hati agar masyarakat jatuh hati. Artinya, pelayanan dan komitmen itu nomor satu. Jangan sampai masyarakat yang membeli kecewa, karena yang dipertaruhkan adalah reputasi perusahaan. Ini penegasan saya kepada semua tim di seluruh divisi. Kita lebih baik kehilangan uang daripada kehilangan kepercayaan,” ungkap pengembang yang merintis bisnis dari bawah dan pernah menjadi pengemudi ojek serabutan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
Kunjungi HWB Purwakarta,...
Kunjungi HWB Purwakarta, Menteri Ara: Ini Terobosan yang Sangat Penting
BPS Ungkap Hampir Separuh...
BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Usai Pesta Pelantikan,...
Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
Rekomendasi
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
Berita Terkini
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved