Rupiah Rontok di Tengah Perang AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 03 Maret 2026 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa perang AS dan Israel melawan Iran mungkin membutuhkan "beberapa waktu", tetapi tidak akan memakan waktu bertahun-tahun. Para analis memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi dalam beberapa hari mendatang sementara pasar fokus pada dampak meningkatnya konflik di Timur Tengah.

“Hari ini pasar akan memperhatikan pernyataan pejabat The Fed dengan Presiden Fed New York John Williams, Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid, dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari dijadwalkan untuk berbicara. Pernyataan yang cenderung agresif dari para pejabat Fed dapat memperkuat Dolar AS,” jelas Ibrahim.

Sementara itu fokus pasar minggu ini adalah data pasar tenaga kerja AS minggu ini, termasuk Perubahan Ketenagakerjaan ADP dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang dapat membentuk ekspektasi untuk jalur kebijakan moneter Fed. Data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi tetap tinggi, mendorong para pedagang untuk mengurangi taruhan pada pelonggaran kebijakan moneter jangka pendek.

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia pada Januari 2026 mengalami surplus sebesar USD0,95 miliar. Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 69 bulan berturut-turut, terutama sejak Mei 2020. Surplus pada Januari 2026 ditopang oleh surplus pada komoditi non migas sebesar USD3,22 miliar.

Komoditi penyumbang surplus pada nonmigas yaitu lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja. Pada sisi yang sama neraca komoditas Migas tercatat defisit sebanyak USD2,27 miliar dengan komoditi penyumbang defisit terutama minyak mentah, hasil minyak dan gas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Berita Terkini
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved