Imbas Penutupan Selat Hormuz, Indonesia Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS
Selasa, 03 Maret 2026 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, selama ini porsi impor Indonesia dari Timur Tengah yang melewati Selat Hormuz berada di kisaran 20% sampai 25%. Dengan kondisi jalur tersebut ditutup, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan seluruh porsi tersebut ke Amerika Serikat agar ketahanan energi tetap terjaga.
Bahlil mengatakan, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling strategis di dunia dengan volume sekitar 20,1 juta barel per hari (bph) atau sekitar seperlima pasokan minyak global melintas di kawasan tersebut. Dampak penutupan jalur tidak hanya berkaitan dengan konflik militer, tetapi juga mengguncang stabilitas energi global.
Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terancam Lumpuh
Selain dari Timur Tengah dan AS, Indonesia selama ini juga mengimpor minyak dari sejumlah negara lain seperti Angola, beberapa negara di Afrika, hingga Brasil. Diversifikasi sumber pasokan ini dinilai menjadi modal penting agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu kawasan tertentu. "Strateginya adalah bagaimana kita tidak terperangkap dengan dinamika global. Karena ketegangan ini betul-betul sulit diprediksi," kata Bahlil.
(nng)
Lihat Juga :