Stok BBM Nasional Hanya Cukup 20 Hari, Ekonom: Jangan Panik, Ini Penjelasannya!

Kamis, 05 Maret 2026 - 15:20 WIB
loading...
Stok BBM Nasional Hanya...
Ekonom meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memahami mekanisme cadangan energi tersebut, ketika stok BBN Nasional berada di level 20 hari. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengenai cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang berada di level 20 hari sempat memicu kekhawatiran publik. Namun, Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memahami mekanisme cadangan energi tersebut.

Menurut Tauhid, angka stok 20 hari bukan berarti pasokan BBM akan benar-benar habis total setelah periode tersebut berakhir. Angka itu merupakan indikator Cadangan Operasional BBM yang terus berputar dan diperbarui setiap harinya.

"Pencadangan itu adalah soal seberapa jauh Pemerintah dan Pertamina memiliki kemampuan finansial untuk menyetok. Bukan berarti setelah 20 hari BBM habis, karena Pertamina terus melakukan langkah penstabilan pasokan secara berkesinambungan," ujar Tauhid di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: Gawat! Cadangan BBM Indonesia hanya Mampu Bertahan 26 Hari

Level cadangan BBM tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam laporan bulan Desember 2025, misalnya, Menteri ESDM menyebut sebagian besar jenis BBM di Indonesia berada di atas standar minimum cadangan yang ditetapkan. Contohnya sekitar 19–31 hari untuk berbagai produk BBM tertentu.



Sedangkan Peraturan BPH Migas Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyediaan Cadangan Operasional Bahan Bakar Minyak, menyebut, bahwa Pemegang Izin Usaha wajib menyediakan Cadangan Operasional BBM dengan cakupan waktu paling singkat selama 23 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Ratusan Mahasiswa Uhamka...
Ratusan Mahasiswa Uhamka Diadang Polisi saat Hendak Demo ke Monas
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rekomendasi
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Kenapa Hari Valentine...
Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Ini Penjelasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved