Sektor Perbankan dan Keuangan UEA Digoyang Perang AS-Iran, Begini Kondisinya

Minggu, 08 Maret 2026 - 20:11 WIB
loading...
Sektor Perbankan dan...
Komitmen teguh Bank Sentral UEA untuk memantau perkembangan secara cermat, menjaga kesiapan operasional penuh, dan memberikan dukungan di terang perang Amerika Serikat atau AS vs Iran. Foto/Dok
A A A
ABU DHABI - Gubernur Bank Sentral Uni Emirat Arab (UEA) , Khaled Mohamed Balama menegaskan, bahwa sektor perbankan dan keuangan UEA terus menunjukkan tingkat ketahanan dan stabilitas tertinggi. Ia mencatat bahwa bank, lembaga keuangan, dan perusahaan asuransi di seluruh negeri beroperasi secara normal dan tetap memberikan layanan kepada nasabah serta masyarakat dengan efisien dan tanpa gangguan di seluruh wilayah di tengah perang Amerika Serikat (AS) versus Iran .

Warisan Kepercayaan dan Stabilitas Selama Lebih dari 53 Tahun

Selama lebih dari 53 tahun, Bank Sentral Uni Emirat Arab telah membangun warisan prestasi yang gemilang. Dipandu oleh visi bijak kepemimpinan UEA, Bank Sentral memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan, kekuatan, dan stabilitas sistem keuangan serta perbankan nasional.

Baca Juga: Iran Tembakkan 137 Rudal dan 209 Drone, UEA: Perang Anda Bukan dengan Negara Tetangga

Terlepas dari perkembangan geopolitik berturut-turut yang terjadi di kawasan selama periode ini, Bank Sentral dan sektor perbankan serta keuangan UEA secara konsisten menunjukkan kapasitas kuat untuk bertahan, beradaptasi, dan tumbuh berkelanjutan. Hal ini semakin memperkuat posisi UEA sebagai tujuan yang terpercaya dan aman serta pusat keuangan terkemuka di tingkat regional maupun global.



Warisan yang berkelanjutan ini mencerminkan kekuatan fondasi yang menjadi dasar sistem keuangan dan perbankan UEA, yang dibangun di atas tata kelola yang baik, disiplin kelembagaan, diversifikasi sektor keuangan, manajemen risiko yang proaktif, serta tingkat kesiapan tinggi untuk merespons perkembangan regional secara efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved