Harga Daging Kerbau Melambung, Pemerintah Diminta Adil dalam Pengawasan

Senin, 09 Maret 2026 - 13:31 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Harga Melonjak, Industri dan Pedagang Daging Bingung dengan Kebijakan Pemerintah

Yang menarik, dia menyebutkan semua pemain daging tahu bahwa 12 perusahaan distributor daging tersebut pemiliknya sama. Meski tidak mau menyebut siapa, namun dari data yang sudah umum, PT Suri Nusantara Jaya adalah milik Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi, yang memiliki jaringan Toko Daging Nusantara.

Namun, belakangan, Asnawi mengaku JAPPDI berhasil membeli daging kerbau India dari Berdikari sebanyak 8 ton. Hanya saja, ini yang menarik, pihaknya harus menebus daging India itu Rp90.000/kg. Harga beli itu jelas di atas HAP di tingkat konsumen. Jika harga daging kerbau di tingkat distributor saja sudah jauh di atas patokan HAP, maka tidak heran jika di tingkat konsumen pun harga pasti lebih tinggi lagi. "Ini jelas sudah kejahatan ekonomi," tandasnya.

Terkait klaim pemerintah soal harga daging sapi saat ini stabil dan masih dalam rentang HAP, Asnawi mengatakan hal itu kemungkinan bisa terjadi untuk daerah di luar Jabodetabek. Berdasarkan Peraturan Bapanas No. 12 Tahun 2024, harga daging sapi ada di kisaran Rp130.000/kg (paha depan) sampai Rp140.000 (paha belakang).

"Tapi kalau untuk wilayah Jabodetabek sebetulnya sulit buat pedagang menjual sesuai HAP. Namun, pedagang daging takut dengan Satgas Saber, takut dituduh dan ditangkap sebagai criminal. Itu sebabnya mereka menjual daging sapi dengan menurunkan kualitas agar sesuai HAP," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy yang dimintai komentarnya meminta wartawan untuk menanyakan masalah tersebut kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda. "Yang mengeluarkan rekomendasi ijin impor Dirjen PKH, sehingga kalau ada harga yang terlalu tinggi (Dirjen PKH) bisa langsung menegus produsen atau importirnya," ujar Sarwo melalui pesan Whatsapp.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jual Daging Sapi dan...
Jual Daging Sapi dan Kerbau di Atas HAP, Kementan: Lapor ke Satgas Saber Agar Ditangkap
Mainkan Harga Daging,...
Mainkan Harga Daging, Amran Ancam Cabut Izin RPH hingga Feedlotter
Harga Melonjak, Industri...
Harga Melonjak, Industri dan Pedagang Daging Bingung dengan Kebijakan Pemerintah
Pemotongan Kuota Impor...
Pemotongan Kuota Impor Daging Swasta Salah Sasaran
Gojek Bersama Toko Daging...
Gojek Bersama Toko Daging Nusantara Hadirkan Daging Harga Terjangkau untuk Mitra Driver dan Konsumen
Kuota Impor Dipangkas...
Kuota Impor Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Daging Protes
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Menikmati Daging Sapi...
Menikmati Daging Sapi Berkualitas Tinggi dengan Finishing Lokal
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved