Pertagas Kantongi Pendapatan USD861,51 Juta di 2025, Mayoritas dari Bisnis Transportasi dan Niaga
Rabu, 11 Maret 2026 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini layanan Pertagas menjangkau lebih dari 60 pelanggan industri strategis di sektor kelistrikan, pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, dan kaca, serta lebih dari 250 ribu sambungan rumah tangga dan pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.
“Sebagai perusahaan infrastruktur midstream, Pertagas berkomitmen memastikan pasokan energi yang andal dari sumber produksi hingga ke berbagai sektor strategis nasional, mulai dari pembangkit listrik dan industri hingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat,” ujar Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, distribusi energi yang efisien dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung operasional industri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Saat ini Pertagas mengoperasikan jaringan pipa gas bumi sepanjang sekitar 2.930 kilometer serta pipa transmisi minyak bumi sepanjang 605 kilometer. Perusahaan terus memastikan keandalan operasional jaringan tersebut melalui penguatan sistem operasi, program pemeliharaan berkelanjutan, serta optimalisasi pengelolaan aset untuk menjaga stabilitas pasokan energi.
Strategi di 2026
Memasuki 2026, Pertagas menargetkan peningkatan kinerja operasional pada lini bisnis utama, di antaranya volume transportasi gas mencapai sekitar 1.600 MMSCFD serta transportasi minyak sebesar 175 ribu BOPD.
Untuk mencapai target tersebut, Pertagas akan melaksanakan berbagai inisiatif yang menopang pertumbuhan volume dan pelanggan. Perusahaan juga telah menyiapkan capital expenditure (capex) sekitar USD75 juta untuk pengembangan infrastruktur energi dan peningkatan keandalan jaringan di beberapa wilayah operasi.
Salah satu proyek utama yang tengah dikembangkan adalah pembangunan pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 kilometer, yang diharapkan dapat memperkuat sistem logistik energi nasional, menurunkan biaya distribusi, serta mengurangi emisi dari transportasi darat di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
“Sebagai perusahaan infrastruktur midstream, Pertagas berkomitmen memastikan pasokan energi yang andal dari sumber produksi hingga ke berbagai sektor strategis nasional, mulai dari pembangkit listrik dan industri hingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat,” ujar Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, distribusi energi yang efisien dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung operasional industri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Saat ini Pertagas mengoperasikan jaringan pipa gas bumi sepanjang sekitar 2.930 kilometer serta pipa transmisi minyak bumi sepanjang 605 kilometer. Perusahaan terus memastikan keandalan operasional jaringan tersebut melalui penguatan sistem operasi, program pemeliharaan berkelanjutan, serta optimalisasi pengelolaan aset untuk menjaga stabilitas pasokan energi.
Strategi di 2026
Memasuki 2026, Pertagas menargetkan peningkatan kinerja operasional pada lini bisnis utama, di antaranya volume transportasi gas mencapai sekitar 1.600 MMSCFD serta transportasi minyak sebesar 175 ribu BOPD.
Untuk mencapai target tersebut, Pertagas akan melaksanakan berbagai inisiatif yang menopang pertumbuhan volume dan pelanggan. Perusahaan juga telah menyiapkan capital expenditure (capex) sekitar USD75 juta untuk pengembangan infrastruktur energi dan peningkatan keandalan jaringan di beberapa wilayah operasi.
Salah satu proyek utama yang tengah dikembangkan adalah pembangunan pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 kilometer, yang diharapkan dapat memperkuat sistem logistik energi nasional, menurunkan biaya distribusi, serta mengurangi emisi dari transportasi darat di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Lihat Juga :