Jual Daging Sapi dan Kerbau di Atas HAP, Kementan: Lapor ke Satgas Saber Agar Ditangkap

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Salah satu spanduk itu memang ditemui di jaringan Toko Daging Nusantara -- yang memberitahukan penjualan daging kerbau beku program pemerintah seharga Rp79.900/kg. Namun, harga tersebut tidak ditemukan di dalam toko yang berlokasi di Pasar Rebo, Cipayung, Jakarta Timur. Yang ada justru harga Daging Kerbau Kita dengan bandrol harga Rp101.000 per kg. Yang paling murah adalah daging kerbau trimming dalam kemasan, meski masih di atas HAP, dengan bandrol Rp96.000 per kg.

Berdikari Membantah

Bantahan tingginya harga daging kerbau juga dikemukakan Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi. Bahkan, katanya, tidak benar JAPPDI membeli daging kerbau beku di Berdikari senilai Rp90.000 per kg. “Tidak ada itu kita jual daging kerbau beku di atas Rp80.000 per kg,” sergahnya.

Menurut dia, yang ditemui di sela acara buka puasa bersama Mentan, pihaknya sempat menghubungi Asnawi untuk mempertanyakan klaim pembelian JAPPDI. “Jadi, sempet ditelepon oleh staf saya dan Pak Asnawi sampai minta maaf. Jadi, tidak ada itu harga seperti yang dikatakan,” tandasnya.

Sebelumnya, Asnawi memang mengaku JAPPDI berhasil membeli daging kerbau India dari Berdikari sebanyak 8 ton. Hanya saja, pihaknya harus menebus daging India itu Rp90.000 per kg. Harga beli itu jelas di atas HAP di tingkat konsumen. Jika harga daging kerbau di tingkat distributor saja sudah jauh di atas patokan HAP, maka tidak heran jika di tingkat konsumen pun harga pasti lebih tinggi lagi. “Ini jelas sudah kejahatan ekonomi,” tandas Asnawi.

Maryadi menegaskan, sebagai BUMN, Berdikari tidak bisa menjual daging kerbau yang jadi penugasan pemerintah di atas harga yang digariskan. “Kami ini diaudit oleh BPK. Meskipun tidak ada pidananya, tapi kalau jual di atas harga, pasti kami diminta mengembalikan,” paparnya.

Baca Juga: Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau

Penjelasan Maryadi juga didukung dan diperkuat oleh ID Food, holding pangan yang membawahi Berdikari dan lima eks BUMN lainnya. Menurut Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (ID Food), Ghimoyo, BUMN tidak mungkin menjual daging yang jadi penugasan pemerintah di atas harga acuan.

Hanya saja, dia mengaku jika barang sudah dikirim ke pembeli, maka sulit mengontrol harga. “Kita kan tidak tahu barang yang kita delivery sampai berapa tangan. Itu sudah di luar kontrol kami,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Daging Kerbau...
Harga Daging Kerbau Melambung, Pemerintah Diminta Adil dalam Pengawasan
Mainkan Harga Daging,...
Mainkan Harga Daging, Amran Ancam Cabut Izin RPH hingga Feedlotter
Harga Melonjak, Industri...
Harga Melonjak, Industri dan Pedagang Daging Bingung dengan Kebijakan Pemerintah
Pemotongan Kuota Impor...
Pemotongan Kuota Impor Daging Swasta Salah Sasaran
Gojek Bersama Toko Daging...
Gojek Bersama Toko Daging Nusantara Hadirkan Daging Harga Terjangkau untuk Mitra Driver dan Konsumen
Kuota Impor Dipangkas...
Kuota Impor Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Daging Protes
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Menikmati Daging Sapi...
Menikmati Daging Sapi Berkualitas Tinggi dengan Finishing Lokal
Rekomendasi
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro = Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved