Apakah Ramadan Bulan Sepi bagi Pasar atau Hanya Salah Paham? Ini Faktanya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:58 WIB
loading...
A A A
Secara praktis, Ramadan bisa menjadi waktu untuk meningkatkan keterampilan disiplin daripada mengurangi partisipasi. Para trader bisa memperoleh manfaat dari, pertama, penekanan pada pengaturan yang berkualitas daripada kuantitas.

Kedua, pemantauan spread selama masa likuiditas rendah. Ketiga, penghindaran aktivitas trading yang dilakukan dekat dengan rilis data utama. Keempat, menjaga rutinitas teratur meskipun ada perubahan jadwal.

Para broker edukasi cenderung lebih menekankan persiapan daripada respons selama masa perubahan musim. JustMarkets, misalnya, secara konsisten menekankan pentingnya kebiasaan trading yang bijaksana selama periode ketika kondisi pasar mungkin tampak tidak biasa tetapi tetap dipengaruhi oleh kekuatan global yang sama. Baca juga: Perdagangan dan Trader Makin Meningkat di Tengah Kenaikan Kripto

Pada akhirnya, Ramadan tidak membuat pasar menjadi sepi. Ramadan hanya mengubah pola partisipasi bagi sebagian komunitas trading. Bagi para trader retail, perbedaan antara kedua konsep tersebut bisa berarti perbedaan antara peluang yang terlewatkan dan risiko yang tidak perlu.

Pasar masih dipengaruhi oleh suku bunga, angka inflasi, peristiwa geopolitik, dan penentuan posisi, yang semuanya terjadi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Apa yang dihadirkan Ramadan adalah unsur manusiawi: perubahan kebiasaan, fokus, dan tingkat likuiditas yang bervariasi di seluruh dunia.

Bagi para trader yang bersedia mengamati dan menyesuaikan, bulan ini bisa lebih tentang perspektif daripada ketidakaktifan. Dalam trading, sebagaimana dalam kehidupan, segala sesuatu jarang sesederhana yang terlihat.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Apakah Terong Bisa Menyebabkan...
Apakah Terong Bisa Menyebabkan Asam Urat? Ini Faktanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved