Apakah Ramadan Bulan Sepi bagi Pasar atau Hanya Salah Paham? Ini Faktanya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:58 WIB
loading...
A A A
Para trader retail, khususnya, mungkin akan menghadapi kondisi trading yang tidak terduga sepanjang hari.
mulai dari Jendela partisipasi yang lebih sempit, periode pergerakan harga yang lebih lambat, hingga ledakan volatilitas yang mendadak saat likuiditas kembali.

Misalnya, pasangan mata uang yang terkait dengan negara pengekspor energi mungkin masih rentan terhadap fluktuasi harga minyak terlepas dari bulan apa pun. Emas, sebagai aset safe haven yang klasik, tetap sensitif terhadap kekuatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga global, yang beroperasi berdasarkan kalender global.

Platform trading yang mengutamakan eksekusi yang andal dan infrastruktur yang tangguh menjadi lebih berharga dalam kondisi pasar yang tidak dapat diprediksi seperti ini. Platform trading seperti JustMarkets, yang berfokus pada penyediaan ketentuan trading yang solid dan penetapan harga yang transparan, umumnya menekankan pentingnya bagi para trader untuk memahami bagaimana siklus likuiditas memengaruhi spread trading dan eksekusi, daripada menganggap pasar telah sepi.

Salah satu kesalahan yang paling umum selama Ramadan adalah kurangnya disiplin dalam trading, yang didorong oleh keyakinan bahwa “tidak akan terjadi hal yang signifikan.” Ini bisa mengakibatkan manajemen risiko yang buruk, penggunaan leverage yang berlebihan saat dianggap tidak ada aktivitas, atau melakukan trading tanpa pengaturan yang memadai hanya untuk mengimbangi kurangnya aktivitas.

Kesalahpahaman umum lainnya adalah mengabaikan tumpang tindih antara sesi trading Ramadan dan sesi global utama. Tumpang tindih London-New York, misalnya, tetap menjadi waktu yang paling likuid dalam trading forex terlepas dari bulan apa pun. Pengumuman ekonomi di Amerika Serikat, Eropa, atau China bisa menyebabkan pergerakan harga yang besar meskipun partisipasi regional lebih rendah.

Para trader profesional biasanya menyesuaikan jadwal trading mereka daripada sama sekali tidak berpartisipasi di pasar. Beberapa trader fokus pada trading dengan probabilitas tinggi selama likuiditas puncak, sementara yang lain beralih ke strategi swing trading yang kurang sensitif terhadap pergerakan harga intraday.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Ini 5 Permainan yang...
Ini 5 Permainan yang Hanya Dilakukan saat Bulan Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved