Perang AS-Israel vs Iran Berjalan Dua Pekan, Menko Airlangga Jabarkan Kondisi Ekonomi RI
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah memfungsikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai shock absorber untuk meredam gejolak global melalui subsidi energi, bantuan pangan senilai Rp11,92 triliun, dan penyaluran THR (Tunjangan Hari Raya). Menko Airlangga juga mengungkapkan instruksi strategis dari Presiden Prabowo Subianto guna menghadapi dampak konflik jangka panjang.
Beberapa arahan tersebut meliputi percepatan ketersediaan energi nasional, efisiensi konsumsi bahan bakar, perluasan kebijakan Work From Home (WFH) dan penguatan disiplin fiskal agar defisit tetap di bawah 3% PDB.
Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel, Ini Imbasnya ke Kantong Warga RI
Dari sisi moneter, Bank Indonesia terus melakukan intervensi pasar dan mendorong penggunaan Local Currency Settlement (LCS). Transaksi menggunakan mata uang lokal dengan mitra seperti Tiongkok dan Jepang melonjak dua kali lipat menjadi USD25,66 miliar pada 2025.
Selain isu geopolitik, pemerintah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi investigasi Section 301 oleh Amerika Serikat melalui konsultasi konstruktif yang melibatkan asosiasi industri dan pelaku usaha.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi kebijakan secara dinamis agar stabilitas nilai tukar Rupiah dan pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur yang positif meskipun ketidakpastian global meningkat.
Beberapa arahan tersebut meliputi percepatan ketersediaan energi nasional, efisiensi konsumsi bahan bakar, perluasan kebijakan Work From Home (WFH) dan penguatan disiplin fiskal agar defisit tetap di bawah 3% PDB.
Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel, Ini Imbasnya ke Kantong Warga RI
Dari sisi moneter, Bank Indonesia terus melakukan intervensi pasar dan mendorong penggunaan Local Currency Settlement (LCS). Transaksi menggunakan mata uang lokal dengan mitra seperti Tiongkok dan Jepang melonjak dua kali lipat menjadi USD25,66 miliar pada 2025.
Selain isu geopolitik, pemerintah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi investigasi Section 301 oleh Amerika Serikat melalui konsultasi konstruktif yang melibatkan asosiasi industri dan pelaku usaha.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi kebijakan secara dinamis agar stabilitas nilai tukar Rupiah dan pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur yang positif meskipun ketidakpastian global meningkat.
(akr)
Lihat Juga :