Kerja Sama RI-Jepang Buka Jalan Transisi Hijau, Ekonom: Momentum Perkuat Ketahanan Energi
Rabu, 18 Maret 2026 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
“Langkah ini merupakan respons rasional terhadap disrupsi geopolitik. Posisi Indonesia saat ini justru berada pada window of opportunity yang sangat baik,” ujarnya.
Meski demikian, Hendry mengingatkan, pentingnya memastikan implementasi kerja sama berjalan optimal, terutama dalam aspek alih teknologi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar. Meskipun Indonesia relatif tertinggal dibandingkan negara maju dalam pengembangan energi nuklir, Hendry menyebut kondisi tersebut justru memberi keuntungan tersendiri.
“Indonesia bisa belajar dari pengalaman negara lain, termasuk dari kasus Fukushima, sehingga bisa langsung mengadopsi teknologi yang lebih aman tanpa mengulang kesalahan masa lalu,” pungkasnya.
Sebelumnya penandatanganan MoU energi ini dilakukan Bahlil dan Akazawa dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di sela kegiatan Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026).
Kerja sama di bidang energi nuklir difokuskan pada pengembangan teknologi dengan tetap mengutamakan standar keselamatan yang tinggi. Melalui kerja sama ini, Indonesia berpeluang memanfaatkan pengalaman dan teknologi Jepang untuk mengembangkan energi rendah karbon.
Meski demikian, Hendry mengingatkan, pentingnya memastikan implementasi kerja sama berjalan optimal, terutama dalam aspek alih teknologi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar. Meskipun Indonesia relatif tertinggal dibandingkan negara maju dalam pengembangan energi nuklir, Hendry menyebut kondisi tersebut justru memberi keuntungan tersendiri.
“Indonesia bisa belajar dari pengalaman negara lain, termasuk dari kasus Fukushima, sehingga bisa langsung mengadopsi teknologi yang lebih aman tanpa mengulang kesalahan masa lalu,” pungkasnya.
Sebelumnya penandatanganan MoU energi ini dilakukan Bahlil dan Akazawa dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di sela kegiatan Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026).
Kerja sama di bidang energi nuklir difokuskan pada pengembangan teknologi dengan tetap mengutamakan standar keselamatan yang tinggi. Melalui kerja sama ini, Indonesia berpeluang memanfaatkan pengalaman dan teknologi Jepang untuk mengembangkan energi rendah karbon.
(akr)
Lihat Juga :