HIPMI Desak Gerakan Nasional Hemat Energi di Tengah Ancaman Krisis Global
Rabu, 25 Maret 2026 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
HIPMI menilai, kata Anggawira, selama ini kebijakan energi di dalam negeri, masih terlalu bertumpu pada sisi suplai, sementara pengelolaan konsumsi energi belum menjadi fokus utama. Padahal, dalam kondisi krisis, demand side management atau pengendalian konsumsi energi merupakan langkah paling cepat dan efektif untuk meredam tekanan.
“Jadi ini perlu diorkestrasi,” ujarnya.
Baca Juga : Iran Berperang, Krisis Energi Negara-negara Ini Makin Parah
Dari Imbauan ke Aksi Nyata
HIPMI menilai Gerakan Nasional Hemat Energi harus dikemas sebagai program lintas sektor yang melibatkan seluruh elemen bangsa, dengan pendekatan konkret dan terukur. Pendekatan yang diperlukan di antaranya adalah:
- Kampanye publik secara masif untuk mendorong perubahan perilaku konsumsi energi
- Konsumsi energi di sektor industri, gedung perkantoran, dan transportasi
- Optimalisasi penggunaan energi di sektor produktif secara efisien
- Penerapan standar efisiensi energi secara bertahap dan konsisten
- Pemantauan konsumsi energi berbasis teknologi digital
“Kita harus mengubah paradigma dari konsumtif menjadi efisien. Setiap penghematan energi memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional,” kata Anggawira menegaskan.
“Jadi ini perlu diorkestrasi,” ujarnya.
Baca Juga : Iran Berperang, Krisis Energi Negara-negara Ini Makin Parah
Dari Imbauan ke Aksi Nyata
HIPMI menilai Gerakan Nasional Hemat Energi harus dikemas sebagai program lintas sektor yang melibatkan seluruh elemen bangsa, dengan pendekatan konkret dan terukur. Pendekatan yang diperlukan di antaranya adalah:
- Kampanye publik secara masif untuk mendorong perubahan perilaku konsumsi energi
- Konsumsi energi di sektor industri, gedung perkantoran, dan transportasi
- Optimalisasi penggunaan energi di sektor produktif secara efisien
- Penerapan standar efisiensi energi secara bertahap dan konsisten
- Pemantauan konsumsi energi berbasis teknologi digital
“Kita harus mengubah paradigma dari konsumtif menjadi efisien. Setiap penghematan energi memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi nasional,” kata Anggawira menegaskan.
Lihat Juga :