Iran Berperang, Krisis Energi Negara-negara Ini Makin Parah

Kamis, 05 Maret 2026 - 22:37 WIB
loading...
Iran Berperang, Krisis...
Serangan militer Amerika Serikat-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari telah mengguncang pasar energi global. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Serangan militer Amerika Serikat-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari telah mengguncang pasar energi global, tetapi sedikit wilayah di Eropa yang merasakan tekanan seakut negara-negara Eropa Tengah yang tidak berbatas laut. Hongaria dan Slovakia, yang sudah melemah akibat hilangnya pasokan minyak mentah Rusia melalui pipa Druzhba yang rusak sejak akhir Januari, kini menghadapi krisis yang semakin parah seiring melonjaknya harga minyak dan gas dunia.

Cabang selatan pipa Druzhba, rute terakhir yang mengirimkan minyak Rusia ke negara anggota Uni Eropa rusak akibat serangan drone Rusia di wilayah Ukraina pada 27 Januari. Hal ini menghentikan aliran ke kilang-kilang penyulingan Hongaria dan Slovakia yang memiliki kapasitas gabungan hampir 300.000 barel per hari. Kedua negara telah menarik cadangan minyak strategis dan berupaya mencari pengiriman kapal tanker alternatif dari Arab Saudi, Norwegia, Kazakhstan, dan Libya.

Baca Juga: Kim Jong-un: Jika Iran Minta, Satu Rudal Saja Cukup untuk Lenyapkan Israel

Konflik Iran kini memperburuk kerentanan tersebut. Harga gas Eropa melonjak hampir 50% dalam seminggu setelah Qatar menutup ladang gasnya, sementara harga minyak naik sekitar 30% sejak awal tahun, menurut Erste Group Research. Think tank Bruegel mencatat bahwa Eropa memasuki 2026 dengan cadangan gas hanya 46 miliar meter kubik, jauh di bawah 60 miliar meter kubik pada 2025 dan 77 miliar meter kubik pada 2024.

Dikutip dari Trading Economics, Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orbán memanfaatkan krisis ini untuk kembali menekan Ukraina, menyebut gangguan Druzhba sebagai "kejahatan ganda, bahaya ganda" di tengah biaya energi global yang meroket.

Forint Hongaria melemah tajam, naik dari sekitar 376 per euro akhir Februari menjadi sekitar 386 per euro pada 4 Maret, membalikkan keuntungan selama berminggu-minggu, menurut kurs referensi ECB. Inflasi Hongaria, yang sempat turun ke 2,1% pada Januari, kini menghadapi tekanan naik akibat biaya energi yang melonjak.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Rekomendasi
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved