Industri Manufaktur RI Kena Pukulan Ganda, Terhimpit Krisis Gas hingga Konflik Timur Tengah

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:57 WIB
loading...
A A A
Krisis pasokan gas domestik telah berlangsung sejak Agustus 2025, dipicu gangguan distribusi dari Perusahaan Gas Negara akibat pemeliharaan dan gangguan hulu yang tidak direncanakan. Dampaknya paling terasa di kawasan industri utama di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Akibat keterbatasan pasokan, alokasi gas bersubsidi untuk industri dilaporkan turun hingga 30 persen di sejumlah wilayah. Kondisi ini memperburuk tekanan biaya, terutama bagi sektor padat energi seperti keramik, petrokimia, baja, dan kaca.

Kenaikan harga energi juga meningkatkan porsi biaya energi dalam struktur produksi hingga mencapai sekitar 35 persen, dari sebelumnya 25 persen beberapa tahun lalu. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memperparah kondisi karena transaksi energi banyak menggunakan mata uang asing.

Di sisi lain, konflik di Timur Tengah membuat harga energi impor semakin mahal, sehingga opsi alternatif pasokan menjadi tidak ekonomis. Indonesia sebagai negara importir bersih energi menjadi sangat rentan terhadap gejolak tersebut.

Baca Juga: Media Iran Gambarkan Trump sebagai Pinokio: 'Pembohong Paling Menyedihkan di Dunia'

Tekanan juga datang dari sisi persaingan global. Pelaku industri memperingatkan potensi lonjakan impor dari negara seperti China dan India yang kemungkinan mengalihkan pasar akibat terganggunya permintaan di Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Rekomendasi
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Konflik Rusia Ukraina...
Konflik Rusia Ukraina Jadi Berkah Buat Industri Migas RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved