Perang Iran Picu Stagflasi, Ekonomi Global Mulai Terguncang

Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Situasi serupa terjadi di Amerika Serikat, di mana Indeks Output PMI Komposit turun menjadi 51,4 pada Maret, level terendah sejak April tahun lalu. Pelemahan sentimen bisnis ini juga memberikan sinyal negatif terhadap prospek penyerapan tenaga kerja di sektor swasta Amerika Serikat dalam beberapa bulan ke depan.



Di pasar komoditas, harga minyak mentah Brent kembali merangkak naik ke level 103,35 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi 91,40 dolar AS per barel. Kenaikan ini dipicu oleh pudarnya optimisme pasar terhadap upaya deeskalasi di Timur Tengah setelah Iran menyatakan masih meninjau proposal perdamaian dari Amerika Serikat.

Gangguan distribusi di Selat Hormuz, yang merupakan jalur bagi seperlima pasokan minyak mentah dunia, menjadi faktor utama volatilitas harga. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan menyebut situasi ini sebagai gangguan pasokan minyak bumi terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah modern.

Negara-negara anggota G7 lainnya, seperti Inggris dan Jepang, juga melaporkan perlambatan aktivitas bisnis ke level terendah dalam enam bulan terakhir. Biaya input manufaktur di Inggris tercatat meningkat dengan laju tercepat sejak tahun 1992, yang berpotensi diteruskan kepada konsumen akhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved