Trump Minta Negara Pengimpor Minyak Amankan Selat Hormuz Sendiri

Kamis, 02 April 2026 - 22:15 WIB
loading...
Trump Minta Negara Pengimpor...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta negara-negara pengimpor minyak dari kawasan Teluk untuk mengamankan sendiri Selat Hormuz. FOTO/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta negara-negara pengimpor minyak dari kawasan Teluk untuk mengamankan sendiri Selat Hormuz yang saat ini terblokir. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran global dan langsung mendorong kenaikan harga minyak dunia.

"Bangunlah keberanian yang tertunda," kata Donald Trump dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal resmi Gedung Putih dikutip dari NDTV, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Terobosan Diplomasi, Iran Buka Akses Selat Hormuz untuk Tanker Minyak Filipina

Trump menegaskan AS tidak lagi bergantung pada minyak dari Timur Tengah sehingga tidak memiliki kepentingan langsung dalam pengamanan jalur pelayaran tersebut. Ia bahkan menyebut AS hampir tidak mengimpor minyak melalui Selat Hormuz dan tidak akan membutuhkannya di masa depan.

Pernyataan itu dinilai sebagai upaya melempar tanggung jawab pengamanan jalur strategis tersebut kepada negara lain yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk. Tak lama setelah pidato tersebut, harga minyak mentah global dilaporkan melonjak lebih dari 4% akibat kekhawatiran pasar.



Meski demikian, sejumlah analis menilai pandangan Trump tidak sepenuhnya tepat. Harga minyak global, termasuk acuan Brent, ditentukan oleh pasokan dunia, sehingga gangguan di Selat Hormuz tetap berpotensi memicu lonjakan harga dan meningkatkan tekanan inflasi di Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Rekomendasi
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved