Trump Minta Negara Pengimpor Minyak Amankan Selat Hormuz Sendiri

Kamis, 02 April 2026 - 22:15 WIB
loading...
A A A
Selain itu, meskipun menjadi produsen besar, AS masih mengimpor sebagian kebutuhan minyaknya. Struktur kilang di negara tersebut juga membuatnya tetap bergantung pada jenis minyak tertentu dari luar negeri, sehingga gejolak pasokan global tetap berdampak pada ekonomi domestik.

Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Dampak penutupan Selat Hormuz tidak hanya dirasakan di sektor energi. Sekitar sepertiga perdagangan pupuk dunia melewati jalur tersebut, sehingga gangguan distribusi berpotensi menaikkan biaya pertanian dan memicu risiko ketahanan pangan. Harga komoditas lain seperti aluminium, gula, hingga helium juga ikut terdampak.

Sementara itu, Iran menyatakan pembukaan kembali selat tidak akan berlaku bagi Amerika Serikat. Pernyataan tersebut menambah ketidakpastian di pasar global dan memperpanjang tekanan terhadap inflasi serta pertumbuhan ekonomi dunia.

Sejumlah analis juga menilai situasi ini berpotensi menguntungkan Amerika Serikat sebagai eksportir energi. Dengan terganggunya pasokan global, negara-negara pengimpor minyak diperkirakan akan mencari alternatif, termasuk meningkatkan pembelian dari AS, meskipun dengan biaya logistik yang lebih tinggi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Rekomendasi
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved