Dilema Kenaikan Harga BBM di Tengah Lonjakan Minyak Dunia dan Kejatuhan Rupiah ke Rp17.000

Minggu, 05 April 2026 - 21:29 WIB
loading...
Dilema Kenaikan Harga...
Pemerintah Indonesia kini berada di persimpangan jalan terkait penyesuaian harga BBM mengingat adanya risiko besar yang mengintai ketahanan fiskal negara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini berada di persimpangan jalan yang sulit. Meski Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan belum ada penyesuaian harga BBM (Bahan Bakar Minyak) per 31 Maret 2026, para pakar energi dan ekonomi mengingatkan adanya risiko besar yang mengintai ketahanan fiskal negara.

Lembaga kajian kebijakan Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) mengeluarkan peringatan bahwa konvergensi pelemahan rupiah dan lonjakan harga minyak global dapat memaksa pemerintah mengambil keputusan pahit dalam waktu dekat.

Pakar energi sekaligus Board of Experts Prasasti, Arcandra Tahar menjelaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki ruang luas untuk menentukan harga minyak secara independen. Saat ini, harga pasar telah bergerak jauh meninggalkan asumsi dasar makro pemerintah.

"Asumsi harga minyak dalam APBN 2026 berada di kisaran USD70 per barel, sementara harga pasar saat ini sudah menyentuh USD90–100 per barel," ujar Arcandra dalam keterangannya.

Baca Juga: Purbaya Blak-blakan, Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak Tambah Defisit Rp6 Triliun

Ia menambahkan bahwa produksi domestik pun tetap mengacu pada harga pasar global, sehingga tekanan terhadap beban subsidi menjadi tidak terelakkan. Kombinasi harga minyak yang tinggi dan nilai tukar Rupiah yang tertahan di kisaran Rp17.000 per dolar AS menciptakan lubang besar pada anggaran negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Rekomendasi
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Menghadapi Tekanan Ekonomi,...
Menghadapi Tekanan Ekonomi, Agen Asuransi Jiwa Terus Tingkatkan Kapasitas lewat MDRT Day 2026
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved