Prancis Darurat BBM, 18% SPBU Lumpuh di Tengah Pembatasan Harga

Kamis, 09 April 2026 - 08:22 WIB
loading...
Prancis Darurat BBM,...
Krisis energi yang melanda Prancis kian mengkhawatirkan. Hampir seperlima atau sekitar 18% stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di seluruh negeri dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Krisis energi yang melanda Prancis kian mengkhawatirkan. Hampir seperlima atau sekitar 18% stasiun pengisian bahan bakar ( SPBU ) di seluruh negeri dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar per Selasa (7/4/2026).

Fenomena ini terjadi setelah kebijakan pembatasan harga memicu lonjakan permintaan yang tidak terkendali di tengah disrupsi pasokan minyak dunia. Menteri Energi Prancis, Maud Bregeon mengungkapkan bahwa situasi terparah terjadi pada jaringan SPBU milik raksasa energi TotalEnergies.

Kebijakan perusahaan yang mematok harga di bawah harga pasar justru menjadi bumerang yang menguras stok dalam waktu singkat. TotalEnergies mempertahankan batas harga sebesar 1,99 euro (atau sekitar Rp34.600) per liter untuk bensin di sepanjang April.

Baca Juga: Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi

Namun untuk diesel, perusahaan terpaksa menaikkan batas harga menjadi 2,25 euro (setara Rp39.150) per liter guna mendekati harga pasar yang terus meroket. Kenaikan harga ini memicu antrean panjang di berbagai penjuru Prancis.



"Lalu lintas di jaringan kami meningkat tajam sejak pertengahan Maret. Hal ini menyebabkan ketegangan pasokan lokal, terutama untuk diesel," tulis pernyataan resmi Total.

Kenaikan biaya hidup akibat lonjakan harga BBM mulai memicu kemarahan publik. Aksi protes yang mengingatkan pada gerakan "Yellow Vests" (Rompi Kuning) 2018-2019 kembali bermunculan

Sopir truk dan perusahaan konstruksi mendirikan barikade jalan sebagai bentuk protes. Sedangkan para nelayan melakukan blokade pelabuhan, menuntut kompensasi atas biaya bahan bakar yang mencekik.

Baca Juga: Gelombang Kelangkaan BBM Hantam Prancis, 900 SPBU Kehabisan Stok

Meskipun otoritas bersikeras bahwa ini hanyalah masalah logistik akibat perlambatan pengiriman di masa libur, tekanan ekonomi bagi rumah tangga dan pelaku usaha di Prancis sudah berada di titik kritis.

Krisis di Prancis hanyalah puncak gunung es dari ketegangan geopolitik global. Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran telah melumpuhkan arus minyak di Selat Hormuz, jalur vital bagi seperlima pasokan minyak dunia.

Di saat yang sama, Uni Eropa berada dalam dilema besar. Ambisi mereka untuk memutuskan ketergantungan energi dari Rusia pada 2027 kini terbentur realitas pahit. Akibat perkembangan geopolitik saat ini, Komisi Eropa terpaksa menunda rencana pelarangan total minyak Rusia guna mencegah kehancuran ekonomi lebih lanjut di kawasan tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Rekomendasi
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved