Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi

Senin, 06 April 2026 - 21:49 WIB
loading...
Uni Eropa Disebut Terlambat...
Uni Eropa disebut telah terlambat 15 tahun dalam mempersiapkan diri menghadapi guncangan pasokan energi yang kini mencekik benua biru seiring memanasnya Timur Tengah usai AS bersama Israel menyerang Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketegangan antara Rusia dan Uni Eropa (UE) memasuki babak baru di tengah guncangan harga energi dunia . Utusan khusus Presiden Vladimir Putin yakni Kirill Dmitriev melontarkan kritik pedas dengan menyebut Brussel telah terlambat 15 tahun dalam mempersiapkan diri menghadapi guncangan pasokan energi yang kini mencekik benua biru.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pengakuan Komisaris Energi UE, Dan Jorgensen, yang menyebut perang Amerika Serikat (AS)-Israel versusIran akan memberikan dampak struktural dan jangka panjang terhadap keamanan energi Eropa.

Dmitriev menilai, bahwa kegagalan Eropa dalam mengamankan pasokan energi adalah hasil dari kebijakan yang salah arah selama bertahun-tahun. Melalui unggahan di platform X, ia mengkritik keras ketergantungan UE pada ideologi tertentu yang dinilai mengabaikan realitas pasar.

Baca Juga: Krisis BBM Hantam Eropa, Negara Ini Bakal Batasi Pembelian Orang Asing dan Terapkan Harga Ganda

Ia menambahkan, bahwa Brussels sedang mempersiapkan skenario terburuk dan melihat semua kemungkinan, termasuk melepaskan cadangan minyak strategis.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved