Rusia Peringatkan Krisis Energi Bakal Hantui Dunia Berbulan-bulan, Gencatan Senjata Belum Cukup?
Kamis, 09 April 2026 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut data Organisasi Maritim Internasional (IMO), sekitar 20.000 pelaut tertahan di atas kapal dengan kondisi pasokan logistik yang kian menipis serta tekanan psikologis yang berat. Para pelaku pasar kini memantau dengan cemas kapal mana yang akan berani melintasi selat di bawah kesepakatan gencatan senjata yang masih sangat rapuh.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi
Dampak dari perang ini diprediksi tidak hanya berhenti pada harga BBM. Laporan terbaru dari Newsmax memperingatkan adanya ancaman Commodity Shock atau guncangan komoditas global. Disrupsi energi ini diprediksi akan segera menjalar ke sektor lain
Biaya produksi pupuk melonjak drastis, hingga mengancam musim tanam global. Lalu pada efeknya bakal sampai hingga produksi pangan, kelangkaan pangan diprediksi akan terjadi di berbagai belahan dunia dalam waktu dekat.
Barang konsumsi pada akhirnya juga ikut terkena dampak, menyusul kenaikan biaya logistik laut akan memicu lonjakan harga barang kebutuhan sehari-hari di tingkat konsumen.
Gencatan senjata yang diinisiasi Trump saat ini didasarkan pada rencana 10 poin milik Teheran, di mana Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz. Namun para analis menilai stabilitas ini masih "di ujung tanduk" selama kesepakatan damai jangka panjang belum ditandatangani secara resmi.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi
Dampak dari perang ini diprediksi tidak hanya berhenti pada harga BBM. Laporan terbaru dari Newsmax memperingatkan adanya ancaman Commodity Shock atau guncangan komoditas global. Disrupsi energi ini diprediksi akan segera menjalar ke sektor lain
Biaya produksi pupuk melonjak drastis, hingga mengancam musim tanam global. Lalu pada efeknya bakal sampai hingga produksi pangan, kelangkaan pangan diprediksi akan terjadi di berbagai belahan dunia dalam waktu dekat.
Barang konsumsi pada akhirnya juga ikut terkena dampak, menyusul kenaikan biaya logistik laut akan memicu lonjakan harga barang kebutuhan sehari-hari di tingkat konsumen.
Gencatan senjata yang diinisiasi Trump saat ini didasarkan pada rencana 10 poin milik Teheran, di mana Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz. Namun para analis menilai stabilitas ini masih "di ujung tanduk" selama kesepakatan damai jangka panjang belum ditandatangani secara resmi.
(akr)
Lihat Juga :