Bahlil Bisa Tidur Nyenyak: RI Sudah Lewati Masa Kritis LPG

Jum'at, 10 April 2026 - 20:26 WIB
loading...
Bahlil Bisa Tidur Nyenyak:...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui cadangan LPG nasional sempat memasuki fase kritis, dimana ketersediaannya hanya mampu bertahan beberapa hari saja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui cadangan LPG nasional sempat memasuki fase kritis, dimana ketersediaannya hanya mampu beberapa hari saja. Ia menjelaskan kondisi tersebut tidak lepas dari situasi yang saat tengah terjadi ketika pasokan energi dunia mengalami gangguan akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah.

"Urusan LPG kita sudah kita keluar dari zona yang sangat mengkhawatirkan. Jadi insyaAllah stok BBM kita aman. Baik solar, bensin, LPG, dan avtur. Kita sudah bisa tidur nyenyak," kata Bahlil di Kawasan Senayan saat peluncuran Buku Satya Widya Yudha, Jumat (10/4/2026).

Fase kritis ketersediaan LPG ini terjadi sebelum tanggal 4 April 2026, lalu. Bahlil menjelaskan, saat ini cadangan LPG Nasional telah mendekati fase normalnya yaitu 10 hari.

Baca Juga: Stok LPG RI Dijamin Aman usai Dipasok AS dan Australia, Bahlil: Sebentar Lagi Kapalnya Masuk

Jauh meningkat dibandingkan posisi cadangan sebelum tanggal 4 April yang lalu. Hal ini merupakan kontribusi dari para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mau menjual produknya ke dalam negeri, ketimbang ekspor.



"Ibarat orang sakit itu kita keluar ruangan ICU itu tanggal 4-5 April. LPG kita tanggal 4, tanggal 5 itu, tidak pernah terjadi cadangan kita cuma beberapa hari. Tapi mulai dua hari kemarin saya sudah bisa tidur nyenyak," kata Bahlil.

Ia mengapresiasi kepada seluruh KKKS yang mana kuota ekspor 30% yang sebelumnya diberikan pemerintah, dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dahulu. Sehingga cadangan energi nasional dipastikan dalam posisi aman untuk saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Viral Lagu “Mas Bahlil...
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Bertemu Penciptanya
Rekomendasi
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved