Hindari Selat Hormuz, Pelabuhan Mauritius Alami Lonjakan Kapal hingga 42%
Senin, 13 April 2026 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Meski gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah diumumkan sejak 7 April, lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih jauh dari normal. Sebelum konflik, sekitar 120 hingga 140 kapal melintas setiap hari, namun kini hanya sebagian kecil yang berani melintasi jalur tersebut.
Baca Juga: Tak Mau Bantu AS Lawan Iran, Trump Ancam Hentikan Dana Triliun Dolar untuk NATO
Selain faktor keamanan, kebijakan Iran yang mewajibkan koordinasi dengan militer serta pembayaran tol transit turut menghambat pelayaran. Situasi ini menciptakan ketidakpastian baru bagi operator kapal dan perusahaan logistik global.
Perubahan rute pelayaran juga berdampak pada lonjakan ekspor minyak dari AS. Data menunjukkan sekitar 172 kapal tanker minyak mentah sedang menuju Pantai Teluk AS, dengan proyeksi ekspor mendekati 4,9 juta barel per hari pada April.
Di sisi lain, gangguan distribusi ini mendorong kenaikan tajam pendapatan perusahaan tanker. Rata-rata pendapatan kapal tanker dilaporkan mencapai USD133.735 per hari, jauh di atas rata-rata tahun sebelumnya dengan tarif kapal besar bahkan menembus USD200.000 hingga USD300.000 per hari. Pemulihan lalu lintas Selat Hormuz diperkirakan membutuhkan waktu hingga enam hingga delapan minggu. Untuk saat ini, jalur tersebut masih dibayangi ketidakpastian yang tinggi.
Baca Juga: Tak Mau Bantu AS Lawan Iran, Trump Ancam Hentikan Dana Triliun Dolar untuk NATO
Selain faktor keamanan, kebijakan Iran yang mewajibkan koordinasi dengan militer serta pembayaran tol transit turut menghambat pelayaran. Situasi ini menciptakan ketidakpastian baru bagi operator kapal dan perusahaan logistik global.
Perubahan rute pelayaran juga berdampak pada lonjakan ekspor minyak dari AS. Data menunjukkan sekitar 172 kapal tanker minyak mentah sedang menuju Pantai Teluk AS, dengan proyeksi ekspor mendekati 4,9 juta barel per hari pada April.
Di sisi lain, gangguan distribusi ini mendorong kenaikan tajam pendapatan perusahaan tanker. Rata-rata pendapatan kapal tanker dilaporkan mencapai USD133.735 per hari, jauh di atas rata-rata tahun sebelumnya dengan tarif kapal besar bahkan menembus USD200.000 hingga USD300.000 per hari. Pemulihan lalu lintas Selat Hormuz diperkirakan membutuhkan waktu hingga enam hingga delapan minggu. Untuk saat ini, jalur tersebut masih dibayangi ketidakpastian yang tinggi.
(nng)
Lihat Juga :