Prediksi Suram IMF Soal Perang AS-Israel vs Iran: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan

Rabu, 15 April 2026 - 07:44 WIB
loading...
Prediksi Suram IMF Soal...
IMF memberikan prediksi suram soal dampak perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran terhadap ekonomi dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) atau IMF memperingatkan, perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran bakal memberikan efek yang lama terhadap ekonomi dunia . Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva menekankan, gangguan pasokan minyak dan gas bakal meninggalkan bekas yang bertahan lama pada ekonomi dunia.

Perang di Timur Tengah telah menghantam pasokan energi global yang besar yang akan mendorong harga naik lebih lanjut dan membuat ekonomi dunia menghadapi pertumbuhan yang lebih lemah, demikian peringatan IMF. Serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan Iran di berbagai wilayah, termasuk terhadap infrastruktur energi, telah membebani pasar global, mendorong harga minyak naik dan meningkatkan biaya BBM (bahan bakar minyak).

Konflik ini meluas dengan memblokir aliran pasokan dunia melalui Selat Hormuz, sebuah jalur kunci yang mencakup pasokan minyak dan gas global. Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva mengatakan bahwa gejolak ini merupakan 'kejutan pasokan negatif' yang 'besar, global, dan asimetris,' yang mempengaruhi negara-negara secara berbeda tergantung pada ketergantungan mereka pada bahan bakar impor.

Baca Juga: Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya

Aliran minyak harian global telah turun sekitar 13% dan pengiriman LNG sekitar 20%, katanya. Ia mengingatkan, bahkan dengan “skenario paling optimistis” bakal ada penurunan terhadap pertumbuhan dunia. “Kalau bukan karena guncangan ini, kami akan melakukan peningkatan,” kata Georgieva.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Rekomendasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Prabowo: Makan Masalah...
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved