KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 20:47 WIB
loading...
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik memperluas portofolio layanan bisnisnya melalui pengembangan angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - KAI Logistik memperluas portofolio layanan bisnisnya melalui pengembangan angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara sebagai bagian dari penguatan segmen B2B. Langkah ini ditargetkan mampu mengangkut lebih dari 200.000 ton CPO per tahun dengan rata-rata dua rangkaian kereta api per hari.

"Crude Palm Oil merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan terhadap devisa negara, industri hilir, serta ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan biodiesel," ujar Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan seperti dikutip, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Imbas Perang, Jalur Ekspor CPO Indonesia Terpaksa Memutar ke Afrika

Ia menambahkan, keandalan distribusi CPO dari sentra produksi menuju pelabuhan menjadi krusial untuk menjaga daya saing komoditas nasional. Melalui sinergi dengan KAI, KAI Logistik menghadirkan solusi logistik end-to-end yang efisien, aman, dan terintegrasi.



Pengembangan layanan ini dilakukan melalui skema KALOG Pro yang mengintegrasikan moda kereta api dengan layanan first mile hingga last mile. Pendekatan tersebut memungkinkan pengelolaan rantai pasok dari hulu hingga hilir secara lebih optimal.

Dalam implementasinya, layanan pra-purna mencakup berbagai tahapan operasional, mulai dari penyediaan armada truk, pengawalan, pemuatan, pembongkaran, hingga distribusi melalui sistem pipanisasi di titik muat dan bongkar. Model ini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola distribusi secara lebih efisien dan andal.

Baca Juga: KAI Logistik Angkut 5.740 Ton Barang Selama Ramadan–Lebaran

Sejumlah titik operasional di Sumatera Utara telah disiapkan untuk mendukung kelancaran distribusi, antara lain Stasiun Rantau Prapat, Kisaran, Tebing Tinggi, hingga Dolok Merangir, dengan titik bongkar terpusat di Stasiun Belawan. Infrastruktur ini diharapkan mampu mempercepat aliran distribusi CPO menuju pasar.

KAI Logistik juga didukung pengalaman dalam menangani angkutan komoditas berbasis cair seperti BBM dan BBK, yang memiliki karakteristik serupa dengan CPO. Selain itu, perusahaan telah menerapkan standar operasional prosedur pencucian tangki untuk memastikan kualitas dan keamanan pengangkutan tetap terjaga.

Dari sisi legalitas, perusahaan telah mengantongi izin IUJP sehingga seluruh proses operasional berjalan sesuai ketentuan. KAI Logistik optimistis ekspansi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat peran transportasi berbasis rel dalam meningkatkan efisiensi logistik nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
Purbaya Bocorkan Perusahaan...
Purbaya Bocorkan Perusahaan Diduga Lakukan Underinvoicing CPO, Siapa Saja?
Sentralisasi Ekspor...
Sentralisasi Ekspor Sawit Disentil Guru Besar IPB: Lebih Utama Penguatan Tata Kelola
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Rekomendasi
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved