Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah

Jum'at, 17 April 2026 - 20:27 WIB
loading...
Garudafood dan Pemkab...
Penandatanganan ini menjadi tonggak awal kerja sama strategis antara Garudafood dan Pemkab Sumedang yang cakupannya melampaui sektor pertanian. Foto/Dok
A A A
SUMEDANG - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk ( Garudafood ) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumedang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Program Kemitraan Petani Kacang Tanah di Kabupaten Sumedang. Penandatanganan berlangsung di Gedung Negara Kabupaten Sumedang pada Rabu, 15 April 2026, dan ditandatangani langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, serta Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto.

Penandatanganan ini menjadi tonggak awal kerja sama strategis antara Garudafood dan Pemkab Sumedang yang cakupannya melampaui sektor pertanian. MoU yang ditandatangani turut membuka peluang kolaborasi di bidang pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk pengembangan kemitraan budidaya sapi perah, pengadaan Gerai UMKM di Chocolatos X-Quest, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang lingkungan dan keamanan pangan.

Tak hanya di sektor pertanian, kerja sama ini turut menyasar pengembangan pariwisata melalui wahana eduwisata Chocolatos X-Quest yang diharapkan mampu mendongkrak volume kunjungan ke Sumedang serta memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Fransiskus menegaskan, bahwa kerja sama ini mencerminkan keseriusan Garudafood dalam membangun kemitraan yang berdampak nyata bagi masyarakat Sumedang. Baca Juga: Garudafood Akselerasi Digitalisasi UMKM Perempuan di Garut

"Bagi kami ini adalah awal dari hubungan jangka panjang yang kami harap bisa terus berkembang bersama Kabupaten Sumedang, dimulai dari pertanian kacang tanah namun dengan semangat untuk tumbuh kembang bersama di banyak hal ke depannya," ujarnya.

Sumedang dinilai memiliki potensi pertanian yang kuat dan kondisi lahan yang cocok untuk pengembangan kacang tanah berkualitas tinggi. Dalam kemitraan ini, total 150 hektar lahan pertanian di Kabupaten Sumedang akan menjadi awal basis pengembangan program yang diharapkan ke depan akan mampu merambah hingga total 1.000 hektare.

Garudafood akan berperan sebagai offtaker yang menjamin penyerapan hasil panen petani, sekaligus memberikan pembinaan, pendampingan teknis budidaya, dan penerapan standar mutu secara langsung di lapangan untuk produk-produk unggulannya seperti Kacang Garuda dan Kacang Rosta.

Baca Juga: Garudafood Uji Coba Truk Listrik, Hemat BBM hingga 46%

MoU ini kemudian diturunkan dalam bentuk PKS yang ditandatangani oleh Farming and Manufacturing Project Director Garudafood Rudy Brigianto bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang. Tak berhenti di sana, Farming Manager Garudafood Rini Wiasih juga menandatangani PKS secara langsung bersama dua mitra petani binaan Pemkab Sumedang yang menjadi langkah nyata bahwa kemitraan ini bukan hanya antara institusi, tetapi benar-benar melibatkan petani sebagai pelaku utama di lapangan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyambut positif kemitraan ini dan mengajak warga Sumedang yang memiliki lahan pertanian untuk turut terlibat dalam program ini.

"Sumedang punya potensi pertanian yang luar biasa, dan kehadiran Garudafood menjadi bukti bahwa potensi ini diakui dan dipercaya oleh industri. Kami berharap kemitraan ini bisa terus berkembang, dan kami mengundang warga Sumedang yang punya lahan pertanian untuk ikut bergabung bersama kami," ujar Dony.



Bagi Garudafood, Sumedang bukan sekadar wilayah baru dalam peta kemitraan pertanian. Langkah hari ini adalah undangan terbuka untuk petani lokal agar tumbuh bersama industri, dengan kepastian pasar di satu tangan dan pendampingan nyata di tangan lainnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Ekonom UI: Program MBG...
Ekonom UI: Program MBG Dorong Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Perempuan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Rekomendasi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved