BCA Dukung Implementasi QRIS Cross Border di Korea Selatan

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB
loading...
BCA Dukung Implementasi...
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara resmi mendukung implementasi layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border di Korea Selatan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara resmi mendukung implementasi layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border di Korea Selatan guna memperkuat konektivitas sistem pembayaran internasional. Inisiatif hasil kolaborasi Bank Indonesia dan Bank of Korea ini bertujuan memberikan solusi transaksi yang lebih cepat, murah, dan transparan bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.

"BCA siap mendukung implementasi layanan QRIS Cross Border di Korea Selatan. Kami mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia dalam mengembangkan QRIS Cross Border sebagai solusi pembayaran yang mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat Indonesia di luar negeri," ujar Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/4).

Baca Juga: Direksi Borong Saham BBCA, Sinyal Rebound di Tengah Gejolak Pasar

Hendra menjelaskan bahwa kehadiran layanan ini di Korea Selatan merupakan tonggak penting dalam perluasan ekosistem pembayaran digital nasional. Korea Selatan menjadi negara kelima yang mengintegrasikan sistem ini setelah sebelumnya sukses diimplementasikan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang melalui kerja sama antarbank sentral.

Hingga awal 2026, tren penggunaan QRIS lintas negara menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif di pasar global. Bank Indonesia mencatat total transaksi telah melampaui angka 7,6 juta transaksi, yang terdiri dari 5,9 juta transaksi masuk (inbound) dan 1,7 juta transaksi keluar (outbound) oleh pelancong maupun masyarakat Indonesia di mancanegara.



BCA sendiri mencatatkan performa impresif dalam memfasilitasi transaksi digital internasional tersebut. Per akhir Desember 2025, volume transaksi QRIS Cross Border yang diproses melalui sistem BCA melonjak signifikan sebesar 185 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), mempertegas tingginya adopsi teknologi ini oleh nasabah.

Baca Juga: 560 Mahasiswa Binus Ikuti BCA Berbagi Ilmu 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Era Global

Dari sisi nilai transaksi, emiten bersandi saham BBCA ini membukukan angka mencapai Rp632 miliar atau tumbuh 148 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penggunaan QRIS untuk kebutuhan ritel harian, sektor konsumsi, hingga pengeluaran di sektor pariwisata dan gaya hidup para nasabah.

Untuk menggunakan layanan ini, nasabah dapat mengakses aplikasi myBCA atau BCA mobile dengan fitur pindai (scan) QR pada merchant luar negeri yang telah mendukung logo QRIS atau jaringan mitra internasional. Keunggulan utama sistem ini adalah nominal transaksi yang langsung dikonversi secara otomatis ke dalam rupiah sesuai kurs real-time yang kompetitif.

BCA berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi layanan digital guna mengikuti kebutuhan nasabah yang dinamis. BCA optimistis kemudahan transaksi non-tunai semakin mempererat hubungan ekonomi dan mendukung mobilitas masyarakat antarnegara di kawasan Asia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Adopsi QRIS di Industri...
Adopsi QRIS di Industri Salon: Bagaimana Sistem POS Modern Menyederhanakan Transaksi Harian
Liburan ke Luar Negeri...
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet, MotionPay Hadirkan Fitur QRIS Cross-Border di Singapura hingga Korsel
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Pembayaran QRIS Bisa...
Pembayaran QRIS Bisa Dipakai di China, Peluang Baru bagi UMKM
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Dukung Transaksi Lintas...
Dukung Transaksi Lintas Negara Lebih Praktis, QRIS ShopeePay Kini Bisa Digunakan di China
Misbakhun Ajak Pelaku...
Misbakhun Ajak Pelaku UMK di Pasuruan Gunakan QRIS
Rekomendasi
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Berita Terkini
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved