Akhir Petrodolar, UEA Ancam Tinggalkan Dolar AS demi Yuan China

Selasa, 21 April 2026 - 03:29 WIB
loading...
A A A
Sebagai sekutu AS, UEA harus membayar harga yang sangat mahal. Selama konflik berlangsung, wilayah UEA menjadi sasaran utama serangan Iran. Dilaporkan lebih dari 2.800 drone dan rudal telah ditembakkan Iran ke wilayah UEA, menargetkan pangkalan militer AS dan aset-aset strategis lainnya.

Baca Juga: Selamat Tinggal Petrodolar? Arab Saudi Terima Yuan China untuk Pembelian Minyak

Profesor Linda Bilmes dari Harvard memperkirakan AS menghabiskan USD2 miliar (Rp32 triliun) per hari dalam 40 hari pertama konflik. Pemerintahan Donald Trump bahkan sempat melontarkan ide agar negara-negara Teluk ikut menanggung biaya perang tersebut.

Sentimen anti-kehadiran militer AS mulai menguat di kalangan elit Teluk. Abdulkhaleq Abdulla, mantan penasihat Presiden UEA Mohammed bin Zayed, secara terbuka menyerukan penutupan pangkalan militer AS di negara tersebut.

“Pangkalan militer AS kini lebih menjadi beban daripada aset strategis. Kami lebih memilih memprioritaskan akuisisi persenjataan canggih AS sebagai strategi pertahanan nasional mandiri,” tegas Abdulla (20/4/2026).

Di sisi lain, Iran yang menguasai Selat Hormuz mulai menerapkan aturan main baru. Mereka menuntut pembayaran biaya lintas selat bagi kapal-kapal netral menggunakan Yuan China atau Mata Uang Kripto. Strategi ini dilakukan untuk menghindari kontrol finansial dan sanksi dari sistem perbankan global yang didominasi AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rekomendasi
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Berita Terkini
PLN EPI Dorong Standardisasi...
PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Jatuh ke 6.185 di Tengah Mundurnya Bos BI
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved