Pasar Minyak Global Kembali Terguncang, Taruhan Rp13 Triliun Terjadi Beberapa Menit Sebelum Pembukaan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 07:51 WIB
loading...
Pasar Minyak Global...
Pembeli berbondong-bondong membeli minyak mentah AS seiring dengan ketegangan di Iran yang menekan pasokan di Timur Tengah. FOTO/Nikkei Asia
A A A
LONDON - Pasar minyak global kembali diguncang aksi jual kontrak berjangka Brent senilai USD760 juta atau setara Rp13 triliun terjadi hanya beberapa menit sebelum pengumuman pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Pemerintah Iran pada Jumat (17/4). Transaksi dengan penempatan waktu yang sangat presisi ini memperkuat pola perdagangan mencurigakan yang kini tengah menjadi sorotan tajam regulator dan legislator Amerika Serikat (AS).

"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata tersebut," tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam unggahannya di X, dikutip dari The Economics Times, Selasa (20/4/2026).

Baca Juga: Dunia Kehilangan Produksi Minyak Rp856 Triliun Imbas Perang Iran, Dampaknya Bertahun-tahun

Data LSEG menunjukkan, antara pukul 12.24 hingga 12.25 GMT hanya 20 menit sebelum unggahan Araghchi, para pelaku pasar telah melepas gabungan 7.990 lot kontrak berjangka Brent. Sesaat setelah pengumuman resmi tersebut keluar, harga minyak mentah langsung merosot tajam hingga 11%, yang memberikan keuntungan besar bagi pihak yang melakukan posisi jual (short) sesaat sebelumnya.

Insiden ini menambah panjang daftar spekulasi yang dinilai mencurigakan terkait konflik di Timur Tengah. Sebelumnya pada 7 April, taruhan senilai USD950 juta atau setara Rp16,2 triliun ditempatkan hanya beberapa jam sebelum AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Hal serupa terjadi pada 23 Maret, di mana investor menjual kontrak minyak senilai USD500 juta atau setara Rp8,5 triliun tepat 15 menit sebelum Presiden Trump menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Rekomendasi
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Iran Kembali Sita Kapal...
Iran Kembali Sita Kapal Tanker Minyak, Kali Ini di Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved