Pasar Minyak Global Kembali Terguncang, Taruhan Rp13 Triliun Terjadi Beberapa Menit Sebelum Pembukaan Selat Hormuz

Selasa, 21 April 2026 - 07:51 WIB
loading...
A A A


Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) dilaporkan telah memulai penyelidikan terhadap transaksi di platform yang dioperasikan oleh CME Group dan Intercontinental Exchange. Kedua bursa tersebut telah diminta untuk menyerahkan dokumen relevan guna melacak entitas di balik perdagangan yang sangat menguntungkan tersebut. Tekanan politik pun meningkat, terutama dari anggota parlemen Partai Demokrat yang mendesak tindakan tegas terhadap potensi eksploitasi informasi rahasia pemerintah.

Baca Juga: Sudah 7 Minggu sejak Dibunuh AS-Israel, Mengapa Iran Belum Kuburkan Ayatollah Ali Khamenei?

Senator Elizabeth Warren dan Sheldon Whitehouse telah menyurati Ketua CFTC Michael Selig untuk menyatakan kekhawatiran mereka mengenai integritas pasar. Sementara itu, Perwakilan Ritchie Torres menyerukan kolaborasi antara CFTC dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk mengidentifikasi dalang di balik transaksi tersebut. Mereka menilai pola ini bukan sekadar kebetulan, melainkan indikasi kuat adanya kebocoran informasi non-publik.

Penurunan harga pada Jumat lalu menjadi salah satu koreksi harian terbesar sejak Iran menutup Selat Hormuz pada awal Maret, yang sempat mengganggu 20% pasokan minyak jalur laut global. Sebelumnya, harga Brent sempat menyentuh angka USD128 per barel pada awal April akibat ketegangan geopolitik sebelum akhirnya melandai seiring rangkaian pengumuman gencatan senjata.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Rekomendasi
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Iran Kembali Sita Kapal...
Iran Kembali Sita Kapal Tanker Minyak, Kali Ini di Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved