Dua Tanker Raksasa Iran Berhasil Tembus Blokade AS, Boyong 4 Juta Barel Minyak
Kamis, 23 April 2026 - 08:37 WIB
loading...
Dua kapal tanker raksasa Iran dilaporkan berhasil menembus blokade AS di Teluk Persia. FOTO/Unplash
A
A
A
JAKARTA - Dua kapal tanker raksasa Iran dilaporkan berhasil menembus blokade Amerika Serikat (AS) di Teluk Persia dengan membawa jutaan barel minyak mentah. Aksi ini menegaskan kemampuan Teheran mempertahankan ekspor energi di tengah tekanan geopolitik yang meningkat.
Dikutip dari Bloomberg, dua kapal Very Large Crude Carrier (VLCC), yakni Hero II dan Hedy, terdeteksi melintasi garis blokade menuju Laut Arab pada 20 April, berdasarkan data perusahaan intelijen energi Vortexa.
Baca Juga: Blokade AS Runtuh, 34 Kapal Hantu Iran Menyelinap Bawa Minyak Senilai Rp15,6 Triliun
Kedua kapal tersebut diperkirakan mengangkut hingga 4 juta barel minyak mentah. Untuk menghindari pelacakan, kapal-kapal ini mematikan sistem identifikasi otomatis (transponder), metode yang umum digunakan untuk mengelabui pengawasan militer.
Blokade sebelumnya diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dengan Iran, termasuk upaya membatasi ekspor minyak Teheran melalui jalur strategis Selat Hormuz. Meski demikian, data menunjukkan Iran masih mampu mempertahankan aliran ekspornya. Vortexa mencatat sedikitnya 34 kapal tanker dan kapal gas terkait Iran berhasil melewati jalur tersebut, dengan 19 kapal di antaranya keluar dari Teluk Persia membawa muatan.
Baca Juga: Kapal Tanker Malaysia yang Lewat Selat Hormuz Tiba, Boyong Minyak 1 Juta Barel
Sebagian besar ekspor minyak Iran diketahui mengalir ke pasar Asia, terutama China, meski dalam beberapa pekan terakhir India juga dilaporkan menerima pengiriman sebelum pengecualian sanksi AS berakhir. Perkembangan ini menunjukkan upaya pembatasan oleh AS belum sepenuhnya efektif, sekaligus mempertegas peran Selat Hormuz sebagai jalur vital dalam perdagangan energi global yang tetap rentan terhadap dinamika geopolitik.
Dikutip dari Bloomberg, dua kapal Very Large Crude Carrier (VLCC), yakni Hero II dan Hedy, terdeteksi melintasi garis blokade menuju Laut Arab pada 20 April, berdasarkan data perusahaan intelijen energi Vortexa.
Baca Juga: Blokade AS Runtuh, 34 Kapal Hantu Iran Menyelinap Bawa Minyak Senilai Rp15,6 Triliun
Kedua kapal tersebut diperkirakan mengangkut hingga 4 juta barel minyak mentah. Untuk menghindari pelacakan, kapal-kapal ini mematikan sistem identifikasi otomatis (transponder), metode yang umum digunakan untuk mengelabui pengawasan militer.
Blokade sebelumnya diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai respons atas meningkatnya ketegangan dengan Iran, termasuk upaya membatasi ekspor minyak Teheran melalui jalur strategis Selat Hormuz. Meski demikian, data menunjukkan Iran masih mampu mempertahankan aliran ekspornya. Vortexa mencatat sedikitnya 34 kapal tanker dan kapal gas terkait Iran berhasil melewati jalur tersebut, dengan 19 kapal di antaranya keluar dari Teluk Persia membawa muatan.
Baca Juga: Kapal Tanker Malaysia yang Lewat Selat Hormuz Tiba, Boyong Minyak 1 Juta Barel
Sebagian besar ekspor minyak Iran diketahui mengalir ke pasar Asia, terutama China, meski dalam beberapa pekan terakhir India juga dilaporkan menerima pengiriman sebelum pengecualian sanksi AS berakhir. Perkembangan ini menunjukkan upaya pembatasan oleh AS belum sepenuhnya efektif, sekaligus mempertegas peran Selat Hormuz sebagai jalur vital dalam perdagangan energi global yang tetap rentan terhadap dinamika geopolitik.
(nng)
Lihat Juga :